Saham-saham Inggris kembali berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin (10/8/2020), memperpanjang kenaikan untuk hari kedua beruntun dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London menguat 0,31 persen atau 18,41 poin menjadi menetap di 6.050,59 poin.

Indeks FTSE 100 naik tipis 0,09 persen atau 5,24 poin menjadi 6.032,18 poin pada Jumat (7/8/2020), bangkit dari kerugian 1,27 persen atau 77,78 poin menjadi 6.026,94 poin pada Kamis (6/8/2020), setelah terangkat 1,14 persen atau 68,72 poin menjadi 6.104,72 poin pada Rabu (5/8/2020).

International Consolidated Airlines Group, perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol, melambung 8,65 persen menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Baca juga: Saham Inggris "rebound", indeks FTSE 100 terangkat 2,29 persen

Disusul oleh saham Melrose Industries, perusahaan yang mengkhususkan diri dalam membeli dan meningkatkan bisnis berkinerja buruk, yang melonjak 6,32 persen, serta perusahaan induk teknik multinasional Inggris yang merancang, memproduksi, dan mendistribusikan sistem tenaga untuk penerbangan dan industri lainnya Rolls-Royce Holdings meningkat 5,19 persen.

Di sisi lain, Hargreaves Lansdown, sebuah perusahaan jasa keuangan terkemuka Inggris, berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 4,24 persen.

Baca juga: Saham Inggris turun dengan Indeks FTSE 100 kehilangan 0,31 persen

Diikuti oleh saham Hikma Pharmaceuticals, perusahaan farmasi multinasional, yang jatuh 4,01 persen, serta perusahaan taruhan olahraga dan game Flutter Entertainment turun 2,96 persen.

Pewarta: Apep Suhendar

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020