Masyarakat dapat berbelanja dalam jaringan (online) untuk memenuhi kebutuhan pangan di rumah melalui TaniHub sehingga tidak harus pergi langsung ke pasar untuk mengurangi kontak dengan orang lain saat pandemi COVID-19.

"Kami memberikan opsi untuk tidak usah ke pasar biarkan barang yang datang ke rumah," kata Direktur PT TaniSupply yang juga Director of Supply Chain TaniHub Vincentius Sariyo dalam konferensi video di Kantor Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis.

TaniHub menyediakan platform e-commerce yang menyediakan semua bahan pangan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Baca juga: Bisakah virus corona bertahan di paket belanja online.?

Sariyo menuturkan pasokan di level petani mencukupi, hanya saja ada tantangan mobilitas di mana frekuensi berkurang karena pembatasan mobilitas, tapi bisa diatasi.

Lewat suatu aplikasi online, masyarakat dapat menjangkau bahan pangan yang juga diperoleh dari para petani Indonesia. Pembayaran juga secara online.

"Itu hanya one click away jadi nyaman," tuturnya.

Pihaknya juga memberikan opsi jika warga tidak nyaman bertemu dengan kurir, maka kurir hanya perlu meletakkan bahan pangan yang dibeli sesuai yang diminta pelanggan.

Saat ini, TaniHub sedang dalam proses mendapatkan sertifikasi halal.

Baca juga: UMKM di Bandung mengandalkan penjualan online terkait wabah COVID-19

TaniHub menjual antara lain daging, tahu, tempe, telur, sayur-sayuran, bawang, cabai, dan minyak goreng.

TaniHub juga menjamin kepuasan pelanggan 100 persen, sehingga  jika ada pelanggan merasa mendapat barang pangan yang tidak sesuai ekspektasinya,  TaniHub akan mengganti produknya.
 

Pewarta: Martha Herlinawati S

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020