Status Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait wabah CoVid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan melonjak hanya dalam hitungan hari terhitung data 22 Maret jumlah ODP masih kisaran dua orang namun dalam satu pekan data terakhir 29 Maret pukul 10.00 Wita, jumlah ODP di Kabupaten HSU sudah mencapai 28 orang.

"Berarti kesadaran warga untuk melaporkan diri ke pusat-pusat layanan kesehatan sudah meningkat," ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten HSU dr H Agus Fidliansyah di Amuntai, Senin.

Agus mengatakan, setiap hari rata-rata terjadi penambahan jumlah ODP di HSU sebanyak enam orang. Namun ia  tidak mengartikan penambahan status ODP ini sebagai peningkatan penularan wabah Covid-19 di daerahnya.

"ODP bukan orang yang positif Covid-19 cuma orang yang di pantau tersebut berisiko kemungkinan terkena Covid-19 karena datang dari daerah terjangkit dan bergejala ringan," terangnya.

Namun, katanya, hingga. 30 Maret belum dilaporkan terjadi status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di pusat pelayanan kesehatan di HSU.
 
Plt Direktur Rumah Sakit Pambalah Batung Amuntai dr Moch Yandi Priyadi. (Antaranews Kalsel/Eddy A)

Sementara plt Direktur Rumah Sakit Pambalah Batung Amuntai dr Moch Yandi Priyadi menjelaskan bila terjadi peningkatan ODP menjadi PDP maka pihaknya akan secepatnya merujuk pasien ke rumah sakit rujukan di Banjarmasin, Pelaihari, Banjarbaru maupun Kandangan.

Selama masa transit menunggu keberangkatan ke rumah sakit rujukan pasien yang diduga meningkat statusnya menjadi PDP akan tinggal dulu di Puskesmas atau di rumah pasien.

"Kalau di Puskesmas  transit paling lama dua jam saja, langsung kita rujuk," terangnya.

Yandi mengatakan, Rumah Sakit Pambalah Batung Amuntai bukan difungsikan sebagai rumah sakit rujukan sehingga PDP harus secepatnya di tujuk ke rumah sakit rujukan.

Ia mengatakan, memasukan pasien yang diduga PDP ke dalam rumah sakit bisa berisiko menyebabkan penularan di lingkungan rumah sakit dan pasien.

"Terkait penanganan wabah Covid 19 kita berpedoman pada peraturan Kemenkes lah," tandasnya.

Diinformasikan, sekarang di Kalsel sudah ada lima rumah sakit rujukan yakni RSUD Ulin Banjarmasin, RSUD Boejasin Pelaihari, RSUD Dr H Moch Ansari Saleh Banjarmasin, RSUD Idaman Banjarbaru dan RSUD Brigjend H. Hasan Basery Kandangan Kabupaten HSS.

 

Pewarta: Eddy Abdillah

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020