Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Kiprah eperempat abad lebih organisasi kepemudaan Karang Taruna di tengah masyarakat diharapkan mampu merespon persoalan urban yang komplek menumbuhakan keberdayaan dan kemandirian pemuda.
Pada 26 September 1960 silam, di Kampung Melayu Besar Kelurahan Bukit Duri Jakarta Timur lahir sebagai sebuah organisasi sosial kepemudaan yang diberi nama KARANG TARUNA.
Setelah 53 tahun berkiprah dan karya nyata karang taruna di tengah masyarakat sebagai organisasi yang diharapkan mampu merespon persoalan urban yang komplek, sekaligus mengantisipasi krisis pembangunan kesejahteraan sosial kaum muda dengan ekonomi kerakyatan, seni dan budaya untuk menumbuhkan keberdayaan dan kemandirian pemuda.
"Karang taruna memiliki peran penting di masyarakat, bukan hanya dalam budaya dengan melakukan pelestarian dan pengembangan, namun juga dalam penanaman nilai tersebut kepada generasi muda," kata Abdul Basit, Sekretaris Karang Taruna Provinsi Kalimantan Selatan.
Di Kalimantan Selatan budaya lokal terbentuk dari bermacam budaya yang bertemu, akulturasi, bersinergi dan membaur hingga menjadi seperti yang ada kini. Nilai-nilai saling membantu dan menolong, saling peduli dan kesetiakawanan sosial termuat dalam seluruh budaya yang tumbuh di Kalimantan Selatan, Nilai-nilai ini yang dijadikan landasan bagi Karang Taruna dalam berkarya, baik dalam pelayanan kesejahteraan sosial maupun kegiatan rekreatif edukatif
Karang Taruna sebagai organisasi non partisan/ independen di tuntut terus berinovasi, berkolaborasi dan berkreativitas untuk memperkuat kemandirian kesejahteraan sosial, harmonisasi organisasi, ekonomi kerakyatan, pelestarian seni dan budaya serta mensukseskan agenda menuju Indonesia Sejahtera (INDOTERA) 2015.
Walau di akui di era reformasi sekarang ini sebagian generasi muda banyak melakukan peranan dalam kelompok politik dan sedikit sekali mengambil peranan sebagai kelompok sosial. Kini generasi muda juga lebih suka peranan di dunia maya ketimbang dunia nyata, lebih aktif di media sosial, bermain facebook atau twitter di banding bersosialisasi di dunia nyata berkumpul dengan teman sebaya di rumahnya.
Hal tersebut tentunya menjadi tantangan sekaligus peluang, bagaimana Karang taruna mampu menangkap fenomena ini sehingga memberikan efek yang positif bagi perkembangannya
Sebagai generasi muda dituntut terus aktif dalam kegiatan-kegiatan di masyarakat, kehadiran Karang taruna sangat dinantikan untuk menyokong perubahan dan pembaharuan bagi masyarakat, banua dan Negara.
Namun hal ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh Karang taruna, dibutuhkan pembinaan yang intensif terutama dalam peningkatan kemampuan dan dukungan anggaran serta kebijakan, terutama Pemerintah daerah yang secara langsung akan memetik manfaat apabila pemberdayaan Karang taruna berhasil.
Karang Taruna Kalimantan Selatan dalam memaknai hari jadi Karang taruna ke-53 2013 di isi dengan berbagai aktivitas dan karya nyata diantaranya dengan kegiatan bakti sosial peduli sesama untuk masyarakat yang tinggal di pinggiran baik di Kota Banjarmasin dan Kab. Banjar. Juga kegiatan konsolidasi dan forum kebersamaan serta penguatan jaringan di perhelatan akbar Karang taruna dalam “Kemah Karya bakti Karang Taruna" Se Kalsel ke 25 tahun 2013 di kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan.
Dan harus diakui bahwa walau di usia yang lebih dari setengah abad ini, tentunya masih mamiliki banyak kekurangan dan perlu pembenahan, hal ini akan menjadi PR besar dan pemikiran serius lagi bagi pemangku kebijakan, aktivis dan penggiat karang Tarun di banua tercinta ini, sehingga ke depannya menjadi organisasi yang tetap kokoh, loyal dan terus berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Akhirnya , Dirgahayu Karang taruna ke-53, semoga di hari jadinya ini Karang Terus maju dan terbang tinggi mengelilingi negeri untuk mengabdi ke Ibu pertiwi.
Jayalah Karang Taruna, Adhitya Karya Matva Yodha !
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013
Pada 26 September 1960 silam, di Kampung Melayu Besar Kelurahan Bukit Duri Jakarta Timur lahir sebagai sebuah organisasi sosial kepemudaan yang diberi nama KARANG TARUNA.
Setelah 53 tahun berkiprah dan karya nyata karang taruna di tengah masyarakat sebagai organisasi yang diharapkan mampu merespon persoalan urban yang komplek, sekaligus mengantisipasi krisis pembangunan kesejahteraan sosial kaum muda dengan ekonomi kerakyatan, seni dan budaya untuk menumbuhkan keberdayaan dan kemandirian pemuda.
"Karang taruna memiliki peran penting di masyarakat, bukan hanya dalam budaya dengan melakukan pelestarian dan pengembangan, namun juga dalam penanaman nilai tersebut kepada generasi muda," kata Abdul Basit, Sekretaris Karang Taruna Provinsi Kalimantan Selatan.
Di Kalimantan Selatan budaya lokal terbentuk dari bermacam budaya yang bertemu, akulturasi, bersinergi dan membaur hingga menjadi seperti yang ada kini. Nilai-nilai saling membantu dan menolong, saling peduli dan kesetiakawanan sosial termuat dalam seluruh budaya yang tumbuh di Kalimantan Selatan, Nilai-nilai ini yang dijadikan landasan bagi Karang Taruna dalam berkarya, baik dalam pelayanan kesejahteraan sosial maupun kegiatan rekreatif edukatif
Karang Taruna sebagai organisasi non partisan/ independen di tuntut terus berinovasi, berkolaborasi dan berkreativitas untuk memperkuat kemandirian kesejahteraan sosial, harmonisasi organisasi, ekonomi kerakyatan, pelestarian seni dan budaya serta mensukseskan agenda menuju Indonesia Sejahtera (INDOTERA) 2015.
Walau di akui di era reformasi sekarang ini sebagian generasi muda banyak melakukan peranan dalam kelompok politik dan sedikit sekali mengambil peranan sebagai kelompok sosial. Kini generasi muda juga lebih suka peranan di dunia maya ketimbang dunia nyata, lebih aktif di media sosial, bermain facebook atau twitter di banding bersosialisasi di dunia nyata berkumpul dengan teman sebaya di rumahnya.
Hal tersebut tentunya menjadi tantangan sekaligus peluang, bagaimana Karang taruna mampu menangkap fenomena ini sehingga memberikan efek yang positif bagi perkembangannya
Sebagai generasi muda dituntut terus aktif dalam kegiatan-kegiatan di masyarakat, kehadiran Karang taruna sangat dinantikan untuk menyokong perubahan dan pembaharuan bagi masyarakat, banua dan Negara.
Namun hal ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh Karang taruna, dibutuhkan pembinaan yang intensif terutama dalam peningkatan kemampuan dan dukungan anggaran serta kebijakan, terutama Pemerintah daerah yang secara langsung akan memetik manfaat apabila pemberdayaan Karang taruna berhasil.
Karang Taruna Kalimantan Selatan dalam memaknai hari jadi Karang taruna ke-53 2013 di isi dengan berbagai aktivitas dan karya nyata diantaranya dengan kegiatan bakti sosial peduli sesama untuk masyarakat yang tinggal di pinggiran baik di Kota Banjarmasin dan Kab. Banjar. Juga kegiatan konsolidasi dan forum kebersamaan serta penguatan jaringan di perhelatan akbar Karang taruna dalam “Kemah Karya bakti Karang Taruna" Se Kalsel ke 25 tahun 2013 di kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan.
Dan harus diakui bahwa walau di usia yang lebih dari setengah abad ini, tentunya masih mamiliki banyak kekurangan dan perlu pembenahan, hal ini akan menjadi PR besar dan pemikiran serius lagi bagi pemangku kebijakan, aktivis dan penggiat karang Tarun di banua tercinta ini, sehingga ke depannya menjadi organisasi yang tetap kokoh, loyal dan terus berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Akhirnya , Dirgahayu Karang taruna ke-53, semoga di hari jadinya ini Karang Terus maju dan terbang tinggi mengelilingi negeri untuk mengabdi ke Ibu pertiwi.
Jayalah Karang Taruna, Adhitya Karya Matva Yodha !
Editor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2013