Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan H Sukamta menyebutkan,  keluarga merupakan letak berbagai fungsi utama dalam membentuk kepribadian anak.


Keluarga, menurut dia, tempat yang tepat untuk menjadi benteng terdepan dalam pembelajaran kehidupan.
 
“Fungsi sosial, budaya dan lainnya semua ada di keluarga. Saya harap setiap jam 6 sore sampai jam 9 malam matikan handphone, gunakan untuk berkumpul bersama keluarga, agar ada komunikasi dengan anggota keluarga,”ujar Bupati Tanah Laut H Sukamta, pada peluncuran Gerakan Sahabat Keluarga sekaligus Pembukaan Festival Anak Sholeh dan Pekan Inovasi Desa di Lapangan Pantai Harapan Gunung Makmur, Takisung, Senin (1/7).
 
Menurut bupati, dengan tetap terus menjaga komunikasi antara anak dan orang tua maka tidak mustahil akan tercipta keluarga yang rukun raharja dan sentosa.

Bupati juga menyebutkan  dengan adanya Desa Sahabat Keluarga, maka harapannya semua keluarga akan menjadi keluarga yang utuh.

“Dengan keluarga yang utuh, rukun akan membuat negara dan masyarakat menjadi kuat sehingga pembangunan bisa kita percepat,” ujarnya.

Untuk kegiatan Festival Anak Sholeh (FAS),  bupati menyebut,  kegiatan tersebut bisa menjadi media untuk membangun kepribadian anak menjadi lebih berkarakter, beriman serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sedangkan pada kegiatan Pekan Inovasi Desa, Sukamta mengemukakan, kegiatan tersebut  sangat membantu percepatan pembangunan di desa.  

Mengingat kegiatan tersebut, ungkap dia,  bisa memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan bisa membangun masyarakat menjadi lebih maju.

Bupati menyebut,  tiga kegiatan yang diselenggarakan secara bersama itu saling berkaitan erat dalam kerangka membentuk desa yang maju.

Tiga kegiatan  dibuka secara resmi oleh bupati tersebut  dimeriahkan dengan penampilan dari pelajar mulai dari TK, SD dan SMP.

Selain itu,  penampilan paduan suara dari mahasiswa mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat yang berpraktek selama satu bulan di Kecamtan Takisung.


 

Pewarta: Arianto

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019