Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura Peternakan dan Perikanan Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, akhir-akhir ini melakukan pengawasan lebih ketat terhadap lahan pertanian.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas PTPHPP setempat, Haryono di Paringin, ibu kota Balangan, Senin, mengatakan hal itu sesuai dengan instruksi bupati.

"Monitoring dilakukan secara ketat tiap minggu langsung ke lahan pertanian masyarakat agar dapat segera diketahui bila ada sawah yang mengalami gangguan," ujarnya.

Kondisi cuaca ekstrem yang selalu turun hujan nyaris sepanjang 2010 mengakibatkan 1.300 hektare sawah di Balangan tidak berproduksi secara maksimal.

Akibat tingginya debit air sawah-sawah yang biasanya mampu memproduksi empat ton perhektare turun menjadi antara 2,4-2,8 ton perhektare.

"Karena itulah sepanjang musim pertanaman padi tahap satu yang diperkirakan akan panen pada Maret - April mendatang harus dijaga agar tidak gagal dan mampu berproduksi maksimal," katanya.

Dengan terjaganya hasil produksi padi pada musim tanam tahap pertama kemungkinan cuaca ekstrem pada musim tanam kedua bukan lagi ancaman.

"Selain waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu monitoring juga untuk mengetahui  segera bila ada gangguan hama dan penyakit tanaman," tambahnya.

pada 2011 dinas BPHTPP menargetkan mampu meningkatkan produksi padi minimal lima persen.(Nadi/A)

Pewarta:

Editor : Abdul Hakim Muhiddin


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2011