Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan Irjen Pol Drs.Yazid Fanani mengintruksikan masing-masing pimpinan Polri di wilayah kabupaten/kota untuk menjaga situasi keamanan khususnya jelang sidang Mahkamah Konstitusi MK Jum“at besok.

”Walaupun proses sidang MK tersebut berlangsung atau terkonsentrasi di Jakarta, kita semua harus tetap mencermati perkembangan situasi jangan sampai memiliki dampak implikasi gangguan kamtibmas khususnya di Wilayah Kalsel,” ujar Kapolda  Kalsel sebagaimana disampaikan Wakapolres HSU Kompol HM Tukiman di Amuntai, Kamis.

Tukiman menyampaikan instruksi Kapolda Kalsel ini saat memimpin apel konsolidasi berakhirnya Operasi Kepolisan Terpusat (Ketupat Intan) dan persiapan pengamanan putusan sidang MK terkait Pemilu 2019 di halaman Mapolres HSU bersama Kasdim 1001 Amuntai/ Balangan Mayor Czi Muhammad Salim SH.

Dalam amanatnya Kapolda Kalsel menilai situasi kamtibmas.di Kalsel pasca Pemilu serentak 2019 dan hasil Ops. Ketupat Intan pada lebaran kemaren cukup terjaga dengan baik dan lancar.

Meski demikian ia meminta jajarannya tidak lantas “under estimate” terlebih kontestasi Pemilu 2019 masih berlangsung dengan memasuki sidang gugatan Pemilu di MK.

Berkaca pada kasus rusuh pada 21 dan 22.di Jakarta, Kapolda meminta jajarannya tetap waspada karena aktivitas provokasi dan gangguan keamanan bisa terjadi kapan dan dimana saja.

Sehingga ia menilai dengan digelarnya apel evaluasi Ops. Ketupat Intan ini menjadi sangat strategis dalam sistem manajerial tidak saja untuk mengevaluasi pelaksanaan operasi ketupat intan 2019 namun juga dalam rangka persiapan pengamanan putusan sidang MK yang akan berlangsung.

Terkait hasil Ops Ketupat Intan yang berlangsung selama 13 hari sejak 29 Mei lalu, Kapolda menilai secara keseluruhan cukup berhasil menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukum Kalsel.

”Syukur Alhamdulilah dapat berjalan lancar sesuai dengan tahapan-tahapan operasi yang telah direncanakan, hal tersebut ditandai dengan tidak adanya aksi serangan teror, maupun aksi intoleransi dan kekerasan di wilayah Kalimantan Selatan,” katanya.

Kapolda juga meminta maaf kepada masyarakat yang mengalami ketidaknyamanan dalam perjalanan arus mudik dan balik 2019 dengan adanya Ops.Ketupat Intan berupa pengaturan rekayasa lalu lintas dan sebagainya.

Namun semua dilakukan untuk meminimalisir gangguan keamanan dan kecelakaan berlalu lintas serta demi  kepentingan bersama agar semuanya dapat berjalan dengan lancar dan aman. 

Tak lupa Kapolda juga mengapresiasi kinerja seluruh jajaran kepolisian yang telah melaksanakan tugas dengan disipin, dedikasi dan tanggung jawab yang tinggi sehingga  kegiatan Ops. Ketupat Intan berjalan lancar dan kondisi keamanan pasca pemilu hingga kini terjaga dengan baik.

Apel konsolidasi di Mapolres turut dihadiri Wakil Bupati HSU H. Husairi Abdi, pejabat Kodim 1001 Amuntai, perwakilan Kejari dan Pengadilan Agama, Kepala Dishub, Satpol PP, BPBD dan jajaran pejabat Polres HSU.

 

Pewarta: Eddy Abdillah

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019