Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menerima alokasi dana sebesar Rp8,1 miliar untuk memperbaiki jaringan distribusi dan kualitas air.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Kotabaru Zulkifli AR di Kotabaru, Kamis, mengatakan, dana tersebut bersumber dari dana APBN dan APBD provinsi Kalimantan Selatan.

"Ada beberapa kegiatan strategis yang akan dibiayai dari dana Rp8,1 miliar tersebut," jelasnya.

Diantaranya, dipergunakan untuk membangun Water Treatment Plant (WTP) kapasitas 20 liter per detik untuk Waduk Gunung Ulin.

Serta mengganti pipa distribusi di daerah perkotaan, seperti semayap, Hilir dan beberapa daerah permukiman lainnya.

"Masih ada beberapa kegiatan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan," ujarnya.

Selain melaksanakan program APBD ataupun APBN 2013, PDAM Kotabaru juga melaksanakan program APBD perubahan 2012.

Diantaranya, Pembangunan WTP di Gunung Sari, kapasitas 40 liter per detik.

"Sumber air di Gunung Sari merupakan satu-satunya sumber air yang belum menggunakan pengelolaan air dengan sistem WTP," jelasnya.

Direktur PDAM menambahkan, dalam beberapa tahun terakhir, PDAM memprogramkan peningkatan pelayanan dan kualitas air bersih untuk didistribusikan kepada pelanggan.

Ia menjelaskan, dari beberapa sumber air bersih di wilayah perkotaan, PDAM telah menerapkan pengolahan air bersih dengan sistem "water treatment plant".

Hal itu semata-mata agar para pelanggan PDAM merasa puas dan nyaman






















Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026