Dinas Tanaman Pangan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan melaksanakan optimalisasi lahan seluas 680 hektare untuk meningkatkan produksi beras.
Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Sam`ani, Selasa, mengatakan, dari program optimalisasi tersebut ditargetkan produksi padi mencapai 141.215 ton.
"Dengan produktivitas rata-rata sekitar 43,80 kwintal per hektare," ujarnya.
Dia menambahkan, biaya optimalisasi lahan 580 hektare bersumber dari dana APBN, dan bantuan dari APBD provinsi untuk 100 hektare.
Selain optimalisasi lahan, kata Sam`ani, kegiatan peningkatan produksi tanaman pangan juga dilakukan melalui program cetak sawah.
Serta optimalisasi jaringan irigasi, dan penangkaran padi hingga pemberdayaan kelembagaan.
Cetak sawah baru, lanjutnya, direncanakan seluas 500 hektare dan sumber dana berasal dari APBN.
Sedangkan kegiatan pendukung lainnya seperti, optimalisasi jaringan irigasi seluas 2.000 hektare mencakup 1.500 hektare dari dana APBN dan 500 hektare bersumber dari APBD kabupaten.
Sam�ani mengatakan arah kebijakan program peningkatan produksi, dan mutu tanaman pangan untuk mencapai swasembada pangan.
Program swasembada diprioritaskan pada komoditi utama dan unggulan seperti, padi dan jagung.
 Dia menjelaskan, strategi pencapaian produksi tanaman pangan, meliputi peningkatan produktivitas, perluasan areal dan pengamanan produksi./D.(T.I022/B/N005/N005) 12-02-2013 17:23:03 Â
: Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.