Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kalimantan Selatan menargetkan merebut kursi Ketua DPRD provinsi setempat pada Pemilihan Umum 2014.

"Target tersebut sudah barang tentu diiringi kesiapan Partai Gerindra sendiri dalam menghadapi Pemilu mendatang," kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Kalsel Nahwan saat peringatan HUT ke-5 Partai Politik (Parpol) tersebut, Rabu.

Oleh sebab itu, diharapkan Partai Gerindra dapat meraih suara penuh di Kalsel pada Pemilu 2014, baik tingkat provinsi maupun 13 Kabupaten/Kota se Kalsel.

Untuk itu pula, Partai Gerindra Kalsel harus pandai mengambil simpati masyarakat, tidak hanya dengan programnya melainkan juga dengan kinerja yang sungguh-sungguh, lanjutnya di Banjarmasin.

Ia berharap, setiap kader Gerindra Kalsel harus memiliki nilai jual yang tinggi serta siap bekerja untuk masyarakat saat terpilih nantinya.

"Partai Gerindra akan memberikan sanksi keras terhadap kadernya yang terbukti terlibat masalah hukum, dimana sanksi tersebut bisa berupa pemecatan dari partai," demikian Nahwan.

Sementara itu, Ketua Penasihat DPD Gerindra Kalsel Yudhi Wahyuni (mantan Ketua DPW Partai Amanat Nasional Kalsel) menegaskan, partainya saat ini memiliki program yang sangat bagus.

"Namun demikian Partai Gerindra tidak hanya mengobral janji terhadap masyarakat dan hal tersebut akan dibuktikan usai Pemilu 2014," tandas mantan Wali Kota Banjarmasin itu.

Ia menyatakan, kader Gerindra adalah kader yang bekerja keras untuk masyarakat dan mangangkat harkat nama daerahnya guna mensukseskan pembangunan daerah yang merata.

Begitu pula untuk meraih simpati masyarakat, Gerindra Kalsel memiliki beberapa strategi menghadapai Pemilu 2014, yang mana strategi tersebut diyakini dapat merubah pemilih apatis menjadi pemilih yang sehat, demikian Yudhi.

Berdasarkan hasil Pemilu 2009, dari 55 keanggotaan DPRD Kalsel perolehan terbanyak Partai Golkar 10, Partai Demokrat sembilan, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Keadilan Sejahtera masing-masing tujuh orang.

Kemudian PAN, PDI Perjuangan, PBR masing-masing lima orang, PKB tiga, Gerindra dua, serta PBB dan Hanura masing-masing satu orang.


Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026