Berdasarkan data, keadaan ekonomi secara umum Kalimantan Selatan pada triwulan IV Tahun 2012 lebih baik dari Triwulan sebelumnya (III - 2012), ujar Kepala Badan Pusat Statistk (BPS) provinsi setempat, Iskandar Zulkarnain, Selasa.


Keadaan itu terlihat dari Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Kalimantan Selatan (Kalsel), yakni triwulan IV-2012 sebesar 107,45 artinya secara umum persepsi konsumen menganggap, kondisi ekonomi masyarakat pada umumnya lebih baik dari triwulan III-2012

Sementara tingkat optimisme konsumen lebih rendah dibandingkan triwulan III-2012 (nilai ITK 107,45 lebih besar dibandingkan ITK Triwulan III-2012 yang menghasilkan ITK sebesar 110,93), kata Iskandar.

Namun, lanjutnya, kondisi ekonomi masyarakat membaik, yang didorong oleh peningkatan variabel pendapatan rumah tangga dan pengaruh inflasi terhadap konsumsi makanan.

Sedangkan tingkat konsumsi makanan dan non makanan berdasarkan persepsi konsumen mengalami penurunan 98,72 persen. Pengaruh menurunnya konsumsi menyebabkan tingkat kepercayaan konsumen mengalami penurunan dibandingkan dengan triwulan III-2012.

Faktor-faktor tersebut dikarenakan inflasi mengalami peningkatan pada triwulan IV-2012, sebab distribusi yang terganggu dan sebagai respon atas meningkatnya inflasi, sehingga rumah tangga mengurangi konsumsi terhadap komoditas makanan dan non makanan.

Meningkatnya harga bahan makanan dan non makanan pada akhir tahun 2012 diduga turut mempengaruhi persepsi konsumen terhadap tingkat konsumsi makanan dan non makanan, khususnya bagi konsumen yang berpendapatan tidak tinggi.

Kondisi ini ditandai dengan peningkatan inflasi yang terjadi pada Nopember-Desember 2012. Penyebab naiknya harga-harga bahan kebutuhan masyarakat sebagai akibat terganggunya distribusi bahan makanan dari luar pulau, dikarenakan cuaca yang tidak baik.

Dampak dari kondisi ini mengakibatkan indeks konsumsi makanan dan non makanan berada pada level di bawah angka 100 dan pada triwulan IV-2012 ITK Kalsel mempunyai nilai indeks yang lebih rendah dibandingkan ITK Nasional dan regional Kalimantan.

Selain itu, masih belum pulihnya ekspor batubara dan peningkatan inflasi diduga sebagai penyebab menurunnya tingkat optimisme persepsi masyarakat.

Mengenai perkiraan ekonomi konsumen triwulan I-2013, dia mengungkapkan, nilai ITK Kalsel sebesar 107,22 artinya konsumen masih optimis, yakni kondisi ekonomi konsumen diperkirakan akan tetap baik.

  Tingkat optimisme konsumen Triwulan I-2013 diperkirakan sedikit lebih rendah dibandingkan triwulan IV-2012 (nilai ITK sebesar 107,22), demikian Iskandar./D.
(T.KR-SHN/B/E008/E008) 05-02-2013 20:29:17


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026