Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, telah memprogramkan kegiatan  pembinaan terhadap santri TK Alqur'an agar menjadi qori dan qoriah handal, ujar Bupati setempat, Sefek Effendi.
 
Hal tersebut dikatakannya saat memberikan sambutan dan membuka acara Musyawarah Daerah III BKPRMI dan Silaturrahmi Kerja Daerah III LPP-TKA BKPRMI Kabupaten Balangan di Aula SKB Paringin, Rabu.

Menurut dia, pemerintah kabupaten setempat memutuskan tidak akan menyewa qori dan qoriah dari luar daerah saat mengikuti lomba keagamaan.

"Kalau perlu kita datangkan pelatih dari luar daerah atau dari Jawa untuk  memberikan pelatihan kepada para santri TK Alqur'an sehingga Balangan memiliki sendiri qori dan qoriah handal," katanya.

Pelatihan terhadap para santri kata dia, penting dilakukan karena Balangan memiliki potensi yang besar untuk itu.

Sementara itu, Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Balangan, Hefni Effendi, mengatakan dari total santri yang berjumlah 5.578 orang telah dikhatamkan sebanyak 437 orang.

"Di seluruh wilayah Kabupaten Balangan telah didirikan 126 unit TK Alqur'an dengan total ustadz dan ustadzah sebanyak 572 orang," katanya.

Selama kurun waktu tiga tahun, BKPRMI Balangan telah mengikuti berbagai kegiatan seperti Munas ke-21 dan Silaknas LKS di Jakarta, Muswil dan Rapim Wilayah 2010 di Kabupaten Banjar, Rakerwil 2010 di Banjarmasin serta Silaknas TKA di Banjarbaru.

Menurut dia, tantangan BKPRMI Balangan adalah apakah akan merubah nama organisasi atau melakukan regenerasi di tubuh lembaga tersebut.

"Sesuai dengan perundang-undangan tentang kepemudaan, dimana disebutkan bahwa usia maksimal anggotanya adalah 30 tahun," katanya.

Sedang anggota BKPRMI Balangan beserta pengurusnya rata-rata berusia diatas 30 tahun. Namun keputusan tersebut masih menunggu hasil Munas BKPRMI 2011 di Jakarta.

Acara Musda III BKPRMI dan Silakda III LPP-TKA selain dihadiri Bupati Balangan dan Ketua DPD, juga dihadiri perwakilan  DPRD Balangan, Ketua Umum Wilayah BKPRMI Kalsel, Kepala Kementrian Agama Paringin serta diikuti oleh 45 orang peserta. (adi/B)


Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026