Kerusakan tersebut bisa makin tambah parah seiring masih terjadi guyuran hujan lebat yang juga melanda Kalimantan Selatan (Kalsel), demikian dilaporkan, Minggu.
Oleh sebab itu, pengemudi kendaraan bermotor harus lebih berhati-hati melewati Jalan Anjir Serapat Barito Kuala (Batola) baik dari Banjarmasin mau ke Kuala Kapuas, ibu kota Kabupaten Kapuas atau ke Palangkaraya, ibu kota Kalteng maupun sebaliknya.
Pasalnya dengan kondisi Jalan Anjir Serapat rawan kecelakaan lalu lintas bila tidak berhati-hati mengemudi kendaraan bermotor sebab pada beberapa titik terdapat lubang menganga bagaikan jebakan atau perangkap.
Keadaan hampir serupa pada Jalan Anjir Kapuas Kalteng juga mulai mengalami kerusakan dan bisa bertambah parah bila tidak segera perbaikan. Namun kerusakan Anjir Kapuas belum separah Anjir Serapat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kalsel H.M Arsyadie ketika dikonfirmasi menyatakan, pihaknya dalam waktu dekat memperbaiki jalan trans Kalimantan yang berada di wilayah provinsi tersebut antara lain ruas jalan Anjir Serapat.
Perbaikan Jalan Anjir Serapat yang menghubungkan ke Provinsi Kalteng itu menggunakan dana bantuan luar negeri sekitar Rp80 miliar kini sudah pelelangan dan tinggal persiapan teknis pelaksanaan.
Begitu pula perbaikan Jalan Ahmad Yani kilometer 60 - 80 yang berada di wilayah Kabupaten Banjar dan Tapin dalam waktu segera diperbaiki dengan dana bantuan luar negeri Rp80 miliar, lanjutnya usai bertemu dengan Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalsel.
"Kita berharap perbaikan ruas Jalan Anjir Serapat dan Ahmad Yani kilometer 60 - 80 itu selesai pada tahun ini juga karena sudah pelelangan dan tinggal persiapan teknis pelaksanaan," demikian Arsyadie.
Anjir Serapat salah satu sentra pertanian di "Bumi Salidah" Batola yang merupakan daerah pasang surut dan juga sebagai lumbung padi Kalsel (Shn/A)
Editor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.