Kepala Kepolisian Sektor Kota Bantim, Kompol Agung Triwidyantoro Sik di Banjarmasin, Kamis mengatakan, dikumpulkannya para pengelola bilyar itu agar mereka antisipasi di lapangan parkir mereka miliki.
Dalam rapat koordinasi dengan para pengelola olah raga ketangkasan itu mereka diberikan arahan agar memasang kamera tersembunyi/CCTV di setiap parkiran bilyar yang mereka kelola.
Dengan adanya CCTV tersebut maka setiap kegiatan yang ada di parkiran tersebut termasuk pelaku Curanmor bisa terpantau oleh kamera tersembunyi yang di pasang,
"Kamera CCTV itu banyak kegunaannya, diantaranya apabila terjadi Curanmor, polisi dengan mudah melakukan penyelidikan terhadap pelakunya dari CCTV tersebut," terang pria yang bertipikal pendiam itu.
Sebagai contoh beberapa waktu lalu terjadi Curanmor di kawasan parkir arena ketangkasan bilyar yang berlokasi di Jalan Kuripan, dengan adanya CCTV sehingga pelaku mudah terpantau.
Bukan itu saja, dalam rapat tersebut yang di pimpin langsung Kapolsekta Banjarmasin Timur, juga mengimbau agar setiap arena ketangkasan bilyar agar bisa mematuhi setiap aturan yang ada.
Jangan pernah ada pelanggaran-pelanggaran terhadap aturan yang telah ditetapkan, tetap berpedoman dan terus petuh demi terciptanya keamanan dan ketertiban di masyarakat sekitar arena ketangkasan.
"Pengelola bilyar selain wajib memasang CCTV juga harus patuh dengan aturan pemerintah kota seperti jam operasional, dan melarang pelajar berseragam memasuki dan bermain bilyar di arena tersebut," terang pria lulusan Akpol angkatan 2000 itu.
Mari jaga ketertiban bersama baik di arena ketangkasan maupun di tempat lainnya agar keamanan terus tercipta dan suasana kondusif terhindar dari pelaku kejahatan seperti Curanmor.
Rapat koordinasi dengan para pengelola ketangkasan bilyar itu dilaksanakan pada Rabu (23/1) dan di hadiri seluruh pengelola arena ketangkasan yang ada di wilayah hukum Polsekta Banjarmasin Timur.
Editor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.