"Bukono", sebuah lembaga pendidikan nonformal dari Jepang segera hadir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, ujar Direktur Nur Ramadhan Cabang Banjarmasin, Ustadz H Chairani Idris.

Kehadiran Bukono di ibu kota Provinsi Kalsel itu atas kerja sama pusat Nur Ramadhan, katanya di sela-sela syukuran/selamatan menempati kantor baru Nur Ramadhan Cabang Banjarmasin, Sabtu sore.

Ia menerangkan, program Bukono antara lain memberi kesempatan bagi pemuda Indonesia, termasuk Kalsel, untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan di "negeri Sakura" Jepang selama dua sampai tiga tahun.

Pendidikan dan pelatihan itu sendiri guna mewujudkan keahlian dan keterampilan, sebagai salah satu modal atau bekal wirausaha mandiri, yang pada gilirannya bukan cuma bisa hidup mandiri, tapi juga membuka lapangan kerja.

Mengenai materi diklat, Ketua Umum Pengurus Wilayah Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB-PII) Kalsel itu mengungkapkan, mencakup berbagai hal, sesuai dengan tuntutan zaman, antara lain elektronik, perbengkelan/otomotif. Sedangkan persyaratan mengikuti program dari Bukono melalui Nur Ramadhan Banjarmasin hanya laki-laki dengan usia 20 - 27 tahun, minimal lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.

Karena itu, mantan Direktur Nasional Taman Pendidikan Al Quran tersebut menyayangkan, kalau pemuda "Bumi Perjuangan Pangeran Antasari" Kalsel tidak memanfaatkan kehadiran Bukono.

Pasalnya, selama mengikuti diklat atau magang di "negeri matahari terbit" itu, peserta didik juga mendapatkan tunjangan atau sejenis uang saku tiap bulan sekitar Rp10 juta rupiah.

"Uang yang diterima peserta Diklat tersebut nyaris tak terpakai, sehingga bisa menabung sebagai modal kerja saat kembali ke tanah air. Karena akomudasi dan konsumsi sudah terjamin," tuturnya.

"Insya Allah, orang dari Bukono tersebut tiba di Kalsel dan melihat Kantor Nur Ramadhan Cabang Banjarmasin, Senin lusa (21 Januari 2013)," kata Chairani Idris.

Sementara itu, Dedi Suryadi, seorang alumnus magang di Jepang angkatan II (1996 - 1999), mengaku, bangga dan gembira bisa menimba pengetahuan dari negeri Sakura tersebut.

"Alhamdulillah dengan bermodal/berbekal pengetahuan serta pengalaman magang di Jepang, saya bisa membuka usaha dan menampung beberapa tenaga kerja, walau belum skala besar," katanya kepada ANTARA Kalsel.

Peresmian kantor baru Nur Ramadhan di Jalan Pahlawan 61 Banjarmasin ditandai dengan shalat Ashar berjamaah, dihadiri KB-PII Kalsel serta alumni umrah dan haji yang pelaksanaannya melalui jasa Nur Ramadhan tersebut. C


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026