Kapal perintis KM Delta Sembada, gagal diberangkatkan mengangkut penumpang dan barang dari pelabuhan Kotabaru menuju sejumlah pulau di Kabupaten Kotabaru, dan Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu (13/1).

Kapten kapal Perintis KM Delta Sembada Usman, Senin, mengatakan, ada wacana kapal perintis berangkat menuju Pulau Maradapan, tetapi batal.

Usman menuturkan, pihaknya ditanya oleh seorang petugas, apakah Minggu siap untuk berangkat.

"Saya katakan siap pak," ujar Usman mengingat.

Menurut dia, pertanyaan seorang petugas tersebut diartikan bahwa kapal Perintis Minggu akan diberangkatkan membawa penumpang menuju Batulicin, Pulau Marabatuan, Pulau Matasirih dan kembali ke Marabatuan, Batulicin dan Kotabaru.

Karena ada wacana diberangkatkan, calon penumpang masuk ke kapal dan bersiap-siap untuk berangkat.

Namun kenyataanya, kapal tidak diberangkatkan, karena belum ada kejelasan mengenai biaya operasional.

"Saat itu sekitar 100 penumpang sudah menunggu untuk diberangkatkan," jelas Usman.

Karena tidak jadi berangkat, banyak calon penumpang yang sudah lama menunggu akhirnya pulang kembali dan sebagian naik kapal calteran ke Marabatuan.

Usman mengaku, dirinya ingin membantu masyarakat, dan memberangkatkan kapal perintis, namun apa daya biaya operasional BBM dan yang lainnya masih belum ada kejelasan dari Dirjen Perhubungan.

Kasubsi Lala dan Usaha Kepelabuhanan Kantor Administrasi Pelabuhan Kotabaru, Noor Imansyah didampingi staf Lala Muh Arfan mengatakan, dana operasional kapal yang masuk dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) masih ditandai "bintang".

"Itu artinya dana belum bisa dicairkan, sehingga kapal belum bisa diberangkatkan," jelas Arfan.

Kapal perintis baru bisa diberangkatkan apabila tanda bintang tersebut sudah hilang, maka perusahaan pemenang lelang yang mengoperasikan kapal perintis baru menandatangani kontrak dan dana baru bisa dicarikan.

Selama belum ada tandatangan kontrak, maka kapal belum bisa diberangkatkan.C


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026