Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan diterjang angin kencang atau puting beliung, Rabu dan menyebabkan belasan pohon di berbagai titik roboh karena tidak mampu menahan tiupan angin.


Kejadian yang berlangsung singkat sekitar pukul 11.30 Wita itu juga merusak sejumlah fasilitas publik seperti bangunan pemerintahan, pagar kantor dan sarana umum lainnya.

Pantauan ANTARA menyebutkan, fasilitas yang rusak seperti antena layanan Sistem Keuangan Daerah milik Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah setinggi 30 meter di lingkungan perkantoran Pemkot Banjarbaru yang roboh.

Tiupan angin juga merusak kanopi di teras kantor setempat termasuk beberapa atap bangunan kantor yang terbuka dan hampir lepas karena kuatnya tiupan angin.

Selain merusak fasilitas publik, banyak pohon yang tumbang dan tercabut akarnya, sehingga mengganggu arus lalu lintas karena arah robohnya membentang di tengah jalan.

Contohnya di Jalan Ahmad Yani Km 36 Banjarbaru, satu batang pohon Akasia roboh ke arah jalan nasional itu sehingga arus lalu lintas di kawasan setempat mengalami kemacetan.

Sementara, satu batang pohon karet berukuran besar di dekat tempat itu juga tumbang dan tercabut akarnya hingga merusak gerbang keluar Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru serta menimpa satu unit mobil dinas tetapi pengemudinya selamat.

Sejumlah tempat lain yang pohonnya roboh seperti di Jalan Pangeran Suriansyah yakni pohon depan Kantor Samsat hingga merusak pagar kantor dan depan Kantor Bappeda Banjarbaru.

Pohon tumbang hingga tercabut akar juga terdapat di Jalan Wijaya Kusuma, Jalan Budi Waluyo Sungai Ulin, kemudian pohon roboh di Jalan Kemuning dan sejumlah kawasan lain yang cukup banyak dipenuhi batang dan ranting pohon yang patah terkena tiupan angin.

Wakil Wali Kota Banjarbaru Ogi Fajar Nuzuli mengatakan, pihaknya sudah menangani pohon yang roboh dengan menurunkan petugas memotong dan merapikan pohon tersebut.

"Kami langsung turun ke lapangan melihat sejumlah kawasan dan pohon yang roboh sudah dipotong dan dirapikan sehingga tidak mengganggu lalu lintas dan aktivitas masyarakat," ujarnya.

Dikatakan, pohon yang roboh kebanyakan tumbang hingga tercabut akarnya akibat kuatnya tiupan angin sehingga masyarakat diimbau waspada dan hati-hati jika kejadian serupa terulang.

  "Jika cuaca buruk dan turun hujan lebat disertai angin kencang, hendaknya menjauhi pohon besar sehingga tidak tertimpa apabila pohonnya roboh," katanya./D.
(T.KR-SYO/B/E008/E008) 09-01-2013 17:03:18


: Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026