"Pengaturan tersebut bukan cuma sekedar mengurangi kemacetan lalu-lintas, juga yang lebih penting guna menghindari kemungkinan kecelakaan lalu-lintas," ujar Ibnu Sina, anggota Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalsel, di Banjarmasin, Kamis.
Anggota Komisi III DPRD Kalsel yang juga membidangi perhubungan itu, menyarankan, untuk angkutan berat atau mobil ukuran besar dialihkan ke jalan lain, misalnya lewat Jalan Lingkar Selatan, bukan melalui kawasan pembangunan fly over.
Untuk pengaturan arus lalu-lintas tersebut, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, menyarankan, pihak pemerintah kota (Pemkot) Banjarmasin dalam hal ini dinas perhubungan setempat berkoordinasi dengan kepolisian (Satpol Lantas).
"Memang salama ini belum ada kecelakaan lalu-lintas sebagai sebab akibat pembangnan fly over di Jalan A Yani Banjarmasin Km3,5 - Km4,5. Tapi dengan melihat situasi dan kondisi lalu-lintas sekitar fly over tersebut, rawan kecelakaan lalu-lintas," demikian Ibnu Sina.
Seiring dimulai pembangunan fly over di "kota seribu sungai" Banjarmasin itu atau sekitar setengah bulan lalu, tiada hari tanpa kemacetan pada alur ruas jalan tersebut.
Apalagi saat jam-jam sibuk, seperti pagi dan sore hari, kemacetan lalu-lintas terkadang sampai dua kilometer, baik dari arah menuju luar kota Banjarmasin ataupun sebaliknya.
Kemcetan lalu-lintas sekitar pembangunan fly over itu makin parah, manakala mobil ukuran besar ikut masuk alur tersebut, karena keadaan jalan menjadi agak sempit.
Pembangunan fly over yang melintasi Jalan Gatot Subroto dan Jalan Lingkar Dalam Selatan Banjarmasin itu, salah satu upaya mengatasi kemacetan lalu-lintas di ibu kota Kalsel tersebut.
Di ibu kota provinsi tersebut dalam beberapa tahun terakhir, tiada hari tanpa kemacetan lalu-lintas, terutama pada jam-jam sibuk serta simpul-simpul jalan tertentu, antara lain sekitar Pasar Kuripan, Pasar Lama, perempatan Jalan A Yani - Jalan Gatot - Jalan Lingkar Dalam Selatan.
Selain itu, di perempatan Jalan Veteran - Jalan Gatot - Jalan Pengambangan/Jalan Pangeran Hidayatullah, perempatan Jalan Sultan Adam - Jalan Sungai Andari - Jalan Pangeran Hidayatullah/Jalan Lingkar Dalam Utara.
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.