Kabid Peternakan Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan (Distankanhut) Kota Banjarbaru
Rosita, Selasa (18/1), mengatakan, pihaknya belum menghitung berapa banyak susu terutama susu sapi yang dikonsumsi masyarakat Banjarbaru, namun yang jelas tergolong rendah .
Rosita mengatakan, Distankanhut akan berupaya meningkatkan konsumsi susu masyarakat agar pemenuhan gizi mereka terpenuhi.
Menurut dia, rendahnya konsumsi sapi masyarakat bukan karena tidak mampu membeli susu, tapi lebih disebabkan faktor belum terbiasa mengonsumsi susu terutama susu sapi murni.
"Soal kemampuan membeli susu, saya yakin masyarakat Banjarbaru mampu tapi karena tidak terbiasa mengkonsumsi susu sehingga tingkat konsumsinya masih rendah," ujarnya.
Ditambahkan, langkah yang dilakukan untuk meningkatkan konsumsi susu sapi itu yaitu melalui sosialisasi yang menekankan pentingnya kebutuhan susu untuk memenuhi gizi bagi tubuh.
"Langkah lain adalah memantau perkembangan sapi perah yang dikelola Kelompok Tani Sidodadi Kelurahan Guntung Payung yang menerima bantuan sosial berupa sapi perah dari Kementerian Pertanian," katanya. (yos/B)
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.