Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mendatangi Kementerian Pertanian (Kementan) di Jakarta, guna berkonsultasi mengenai pembangunan pertanian di wilayah ini.

DPRD Kalsel bertemu pihak Kamentan dijadwalkan 12 - 14 November 2012, kata Sekretaris Komisi II DPRD provinsi setempat Burhanuddin, sebelum bertolak ke Jakarta, Senin.

Pasalnya, lanjut politisi Partai Bintang Reformasi (PBR) yang bergelar insinyur tersebut, Kalsel ke depan juga bertekad menjadi lumbung pangan nasional.

"Tekad tersebut, saya kira wajar atau tidak terlalu berlebihan. Karena sesuai dengan protipe lahan serta penduduk yang sebagian besar adalah petani," tandasnya menjawab ANTARA Kalsel.

"Apalagi, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Memengah Daerah (RPJMD) Kalsel yang berbasis pada agribisnis dan mau menjadikan Kalsel sebagai daerah agro industri, sebagaimana Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD)," lanjutnya.

Oleh sebab itu, lanjut Sekretaris Fraksi PBR DPRD Kalsel tersebut, tidak heran kalau Komisi II yang juga membitangi pertanian secara umum, selalu mendatangi Kementan atau instansi terkait lainnya di tingkat pusat.

Tujuan Komisi II ke Kementan, antara lain untuk memberikan gambaran dan pengertian terhadap kondisi obyektif pertanian di "Bumi Perjuangan Pangeran Antasari" Kalsel, dengan harapan agar pihak kementerian memberikan perhatian yang lebih.

Selain itu, untuk mencari peluang-peluang apa saja yang memungkinkan atau bisa lebih memajukan pembanguna sektor pertanian secara umum di provinsi yang terdiri 13 kabupatemn/kota dan kini berpenduduk sekitar 3,6 juta jiwa tersebut.

"Karena kita menginginkan sektor pertanian menjadi sektor andalan lainnya di Kalsel, bukan sektor pertambangan yang dalam beberapa tahun terakhir menduduki urutan terbesar konstibusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalsel," tuturnya.

"Sebab kalau kita mengandalkan pertambangan, hanya akan menambah kerusakan alam. Sementara sumber daya alam itu sendiri tidak bisa berkelanjutan," demikian Burhanuddin.

Bersamaan dengan Komisi II tersebut, komisi-komisi lain di DPRD Kalsel juga melakukan kunjungan kerja (kunker) keluar daerah dengan sasaran atau tujuan yang berdesa, sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

Seperti Komisi I bidang hukum dan pemerintahan DPRD Kalsel studi banding ke Provinsi Kalimantan Barat, Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur ke Kementerian Negara Riset dan Tekonologi.

Sementara Komisi IV bidang kesra DPRD Kalsel studi bading ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), guna mempelari pembangunan yang berkaitan dengan pemberdyaan peremupuan dan perlindungan anak. C


: Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026