Kepala Kepolisian Sektor Kota Banjarbaru AKP Rizali mengatakan, kebakaran yang mengakibatkan empat ruang kelas dan satu ruang kepala sekolah habis terbakar itu diduga akibat korsleting aliran listrik.
"Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting aliran listrik yang kemudian membakar salah satu ruang kelas dan menjalar ke ruangan lainnya," ujar kapolsek dihubungi, Kamis malam.
Ia mengatakan, pihaknya sudah memintai keterangan sejumlah saksi mata yang mengetahui asal kobaran api dan sudah mengamankan gedung sekolah yang terletak di Jalan Cengkeh Banjarbaru Utara tersebut.
"Bangunan yang terbakar terdiri dari empat ruang kelas yang berada di lantai atas gedung sekolah dan satu ruang kepala sekolah yang berada di lantai bawah. Seluruhnya ludes di lalap api," ungkapnya.
Dikatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang sempat menarik perhatian ribuan warga berdatangan ke lokasi kejadian, sedangkan kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta.
Selain menghanguskan lima ruangan di sekolah dasar itu, gedung SDN Banjarbaru Utara 1 yang posisinya tepat bersebelahan, mengalami kerusakan akibat terkena semprotan air yang diarahkan petugas BPK untuk memadamkan api.
Salah seorang saksi mata Yadi mengatakan, api berasal dari lantai atas ruang kelas kemudian membesar dan menjalar ke ruangan kelas lain hingga melalap ruang kepala sekolah yang berada di lantai bawah.
"Saya melihat apinya berasal dari sayap kanan gedung, awalnya hanya kabel listrik yang terbakar kemudian membesar menjadi kobaran api dan melalap ruang kelas di lantai atas," ujarnya ditemui di lokasi kejadian.
Dikatakan, saat kejadian, aliran listrik di sekolah yang seluruh bangunannya permanen itu dalam keadaan hidup sementara di waktu bersamaan sebagian besar kawasan di Kota Banjarbaru tengah berlangsung pemadaman.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Ahmadi Arsyad yang langsung turun ke lokasi kejadian mengatakan, pihaknya belum bisa memperhitungkan kerugian dan menyerahkan penyelidikan kepada aparat kepolisian.
"Kami belum bisa menyebutkan angka pasti kerugian tetapi yang pasti kobaran api menghanguskan empat ruang kelas dan satu ruang kepala sekolah," katanya ditemui di tempat kejadian.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.