Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana Kota Banjarbaru, Rustam Effendi, Jumat mengatakan, tercapainya target peserta KB baru itu berkat pembinaan yang dijalankan secara intensif.
"Realisasi peserta KB baru sebanyak 6.803 akseptor atau mencapai 107,81 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 6.312 akseptor dimana pencapaian itu berkat pembinaan intensif yang dilakukan petugas," ujarnya.
Menurut Rustam didampingi Kepala Bidang KB dan Kesehatan Mursalin, pencapaian KB aktif juga berhasil melampaui target yang ditetapkan yakni 23.649 akseptor dengan realisasi sebanyak 26.762 akseptor atau 113,3 persen.
"Peserta KB aktif yang dibina juga mampu melampaui target dan diharapkan jumlah peserta semakin meningkat sehingga angka kelahiran bisa ditekan," ungkapnya.
Dia mengatakan pencapaian peserta KB aktif berhasil dilakukan melalui pembinaan terhadap pasangan usia subur (PUS) yang menggunakan alat kontrasepsi baik pil, suntik maupun kondom.
Peserta KB suntik sebanyak 11.031, pil 11.598 orang, Kondom 931 orang, implan 1.134, medis operasi pria atau KB laki-laki 38 orang, medis operasi wanita 737 orang dan IUD sebanyak 1.053 orang.
"Pembinaan terhadap pasangan usia subur mencapai 72,77 persen dengan jumlah akseptor sebanyak 36.724 pasangan yang menggunakan berbagai jenis alat dan cara kontrasepsi," ungkapnya.
Dia menambahkan, sebelumnya peserta KB banyak yang menggunakan pil namun karena jenis pil yang hanya satu macam sehingga peserta beralih menggunakan suntik dan pemakaian kondom.
"Semua alat kontrasepsi pada dasarnya baik asalkan digunakan dengan benar dan disiplin menggunakannya seperti minum pil yang dilakukan setiap hari," katanya.(yos/B)
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.