Menurut beberapa anggota kelompok tani Tenaga Jaya I Hantakan, di Barabai Sabtu, dengan perbaikan irigasi, lahan yang kini bisa tanam tiga kali, diharapkan produksinya bisa dimaksimalkan menjadi tanam empat kali.
Kepala BPP HST Fatmawati mengatakan, para petani di Desa Hantakan patut bersyukur karena karunia alam yang subur dan panen padi yang melimpah sehingga daerah ini senantiasa mendapatkan swasembada beras.
Menurut dia, untuk tetap menjaga ketahanan pangan dan swasembada beras ada beberapa langkah yang telah dilakukan dan telah menjadi program rutin BPP HST bersaman SKPD terkait antara lain, program fasilitasi lima balai di kecamatan, penyebaran informasi melalui siaran bina tani di radio, dan sistem penyuluhan Murakata dengan jadwal kerja dan kedinasan yang telah ditetapkan.
Sedangkan untuk peningkatan sumber daya manusia penyuluh pertanian, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah telah memberangkatkan 24 tenaga penyuluh pertanian lapangan untuk mengikuti pelatihan di Magelang.
Selain itu, untuk membantu petani juga telah disiapkan penyediaan bibit varietas unggul, obat-obatan dan pendampingan secara aktif petani di lapangan.
Bupati H Harun Nurasid meminta agar Dinas Pekerjaan Umum melakukan perbaikan saluran irigasi dan melakukan kajian untuk peningkatkan produksi gabah dan peningkatan kesejahteraan petani.
Menurut dia, pada tahun 2011 telah dilakukan pembangunan jalan usaha tani baik yang dilakukan melalui dana Pusat PNPM Mandiri Perdesaan sepanjang 18 Kilometer dan melalui APBD II Hulu Sungai Tengah 10 kilometer.
Dengan demikian, telah ada 28 kilometer jalan usaha tani yang memudahkan pengangkutan hasil produksi pertanian dan perkebunan, begitupun bantuan handtraktor untuk moderninsasi pertanian HST.
"Banyak hal yang telah kita lakukan untuk memajukan pertanian, termasuk rencana penambahan tenaga penyuluh pertanian lapangan yang masih kurang," katanya.
Selain itu juga telah dialokasikan dana ketahanan pangan untuk stablisasi harga gabah sehingga petani tetap mendapatkan keuntungan yang memadai.
Kedepan, tambah Bupati, juga telah direncanakan pembangunan Bendung Batang Alai kembali dilanjutkan pada 2013, yang akan mampu mengairi ribuan hektar sawah di sekitarnya.
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.