Seorang sopir angkutan umum Nurahsin, Jumat, mengatakan, di beberapa SPBU di Kotabaru kembali terjadi antrean kendaraan roda empat untuk mendapatkan solar.
"Memang antrean truk, angkutan umum dan angkutan pribadi tidak sebanyak dari beberapa bulan lalu," katanya.
Namun aneh, ujar dia, setelah lancar tidak ada antrean hampir tiga bulan, kini di sejumlah SPBU kembali terjadi antrean.
Kondisi yang sama juga terjadi di SPBU di jalur Trans Kalimantan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dan Tanah Laut.
Seorang sopir mini bus dari Kotabaru yang hendak ke Banjarmasin Abah Putri mengaku khawatir tidak mendapatkan BBM, karena mobil yang dikemudikan hampir kehabisan BBM.
Hal yang sama juga terjadi sekitar tiga bulan lalu.
Sejumlah sopir bus antar kota dalam provinsi mengaku, terkadang mereka harus membawa solar cadangan hingga dua jerigen atau 50 liter untuk persiapan apabila kehabisan BBM di jalan dan tidak sempat mengantre.
"Kalau tidak diakali demikian, kasihan penumpang terkatung-katung," paparnya.
Sementara itu, sejak pemerintah batal menaikkan harga BBM bersubsidi, antrean kendaraan di SPBU relatif normal.
Akan tetapi hampir sepekan terakhir antrean kendaraan di setiap SPBU di Kalimantan Selatan kembali terjadi.
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.