Ketua DPRD Kalimantan Selatan Nasib Alamsyah menyatakan, baik secara kelembagaan maupun personal, semua anggota dewan tingkat provinsi tersebut mendukung atlet asal daerahnya di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII.


"Saya kira, kita semua warga Kalsel sepakat untuk memberikan dukungan atau motivasi kepada para atlet asal daerah sendiri yang mau berlaga pada PON XVIII di Pekanbaru Riau, minggu kedua September 2012," tandasnya di Banjarmasin, Senin.

"Untuk memberikan dukungan secara moril terhadap atlet Kalsel di PON XVIII tersebut, maka atas undangan Komite Olaharaga Nasional Indonesia (KONI) provinsi setempat, semua anggota dewan berangkat ke Pekanbaru, yang dijadwalkan, 10 September 2012," lanjutnya.

Ia mengatakan, semua anggota DPRD Kalsel yang bertolak ke PON XVIII tersebut, bukan semata-mata menyaksikan permainan, tapi punya tangung jawab, bagaimana cara memotivasi para atlet asal daerahnya agar lebih berprestasi.

"Karena kita tentunya sepakat, dalam PON XVIII di `Bumi Adat Melayu` Riau tersebut, kontingen Kalsel bisa masuk sepuluh besar dalam perolehan medali," tuturnya kepada wartawan yang tergabung dalam Journalist Parliament Community (JPC) Kalsel.

Oleh sebab itu pula, dari 55 anggota DPRD Kalsel akan dibagi menjadi 31, sesuai cabang olahraga yang diikuti pada PON tersebut. Artinya tiap cabor mungkin ada satu atau dua anggota dewan yang menjadi motivator.

"Karenanya keliru, kalau ada anggapan kepergian anggota DPRD Kalsel ke PON XVIII hanya untuk jalan-jalan. Tapi kepergian anggota dewan ke PON tersebut merupakan komitmen, untuk memberi dukungan penuh agar tim Kalsel bisa meningkatkan prestasi," lanjutnya.

Mengenai dana keberangkan anggota DPRD Kalsel ke PON XVIII, dia menyatakan, anggaran tersebut legal dan dapat dipertanggungjawabkan, walau menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi setempat.

"Kalau memang dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) nanti bermasalah atau harus mengembalikan, maka kami siap mengembalikannya, walau apa yang dilakukan anggota dewan tersebut bagian dari pelaksanaan aspirasi rakyat," demikian Nasib Alamsyah.

Sementara H Husaini Aliman, anggota DPRD Kalsel menyatakan, pada dasarnya juga menjadi kewajiban anggota dewan untuk memberi dukungan moril maupun materiil terhadap atlet asal daerahnya yang berlaga di PON XVIII.

Namun anggota Komisi II bidang ekonomi dan keuangan DPRD Kalsel itu menyarankan, untuk amannya anggaran keberangkan para wakil rakyat ke PON XVIII, sebaiknya menggunakan uang pribadi dan atau sponsor, bukan dari APBD.

Sebagai contoh sponsor dari pribadi HA Sulaiman HB, seorang tokoh pengusaha dermawan, sehingga tidak bermasalah di kemudian hari, lanjut anggota DPRD Kalsel dua periode itu.

"Tapi kalau keberangkan anggota DPRD Kalsel ke PON XVIII menggunakan APBD, mungkin perlu kajian dan pertimbangan kembali agar tidak bermasalah.," demikian Husaini Aliman./Shn/D.  


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026