Kita akan tarik anak-anak muda remaja atau mereka yang masih duduk di bangku sekolah yang mau menjadi atlet kick boxing

Banjarmasin (ANTARA) - Kick Boxing Indonesia Kalimantan Selatan (KBI Kalsel) melirik anak muda remaja di provinsinya untuk menjadi atlet olahraga beladiri kontak fisik modern tersebut. 

"Kita akan tarik anak-anak muda remaja atau mereka yang masih duduk di bangku sekolah yang mau menjadi atlet kick boxing," ujar Pelatih Kick Boxing Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel Alfi saat rapat bersama Pengprov KBI provinsi setempat di Banjarmasin, Selasa.

Menurut Alfi, "Bumi Murakata" HST cukup potensial atlet muda seperti dari Sekolah Menengah Atas (SMA). "Kalau mereka mau akan mudah mengarahkannya, karena rata-rata masih murni," ujarnya didampingi atlet kick boxing Nadin Safitri, siswi. SMA Negeri 1 Barabai tersebut. 

Pelatih kick boxing Alfi mencoba menetapkan peribahasa "belajar di waktu kecil bagai melukis di atas batu, belajar sudah dewasa bagaikan melukis di atas air".

"Karenanya kita berharap, dengan pembinaan sejak dini atau selagi masih muda, Kalsel ke depan melahirkan atlet-atlet kick boxing handal, bukan cuma mampu bertanding tingkat lokal, tapi regional dan nasional. Bahkan kita harapkan sampai internasional," pungkas Alfi. 

Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) KBI Kalsel HM Rosehan Noor Bachri berharap, dengan konsolidasi atlet kick boxing dari provinsinya makin berjaya pada tingkat nasional. 

"Alhamdulillah, pertama kali diikutsertakan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) baru lalu  atlet kick boxing dapat menyumbangkan medali untuk daerah Kalsel," ujar Rosehan yang juga Anggota DPRD provinsi setempat. 

Kedatangan Alfi bersama dua orang atlet putri kick boxing Bumi Murakata HST di Banjarmasin menghadiri silaturahmi dan  rapat konsolidasi KBI Kalsel yang dipimpin Ketua Pengprov Rosehan NB di Waroeng Bamboe Jalan Dharma Bakti V Komplek Dharma Praja. 



Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026