Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin Kalimantan Selatan mulai mengembangkan rumah bermuka (teras) dua untuk menyemarakkan kepariwisataan setempat.


Ketua Bappeda Banjarmasin, Ir Fajar Desira menjawab pertanyaan wartawan saat jumpa pers di balai kota Banjarmasin, Rabu membenarkan keinginan Pemkot membangun kawasan pemukiman dengan rumah bermuka dua.

Artinya satu muka menghadap ke jalan raya dan satu muka lagi menghadap ke sungai, sehingga sungai menjadi indah dan pemukiman terkesan rapi, tuturnya.

Dengan adanya pemukiman dengan rumah bermuka dua, maka sungai-sungai yang banyak membelah kota Banjarmasin tersebut terkesan indah dan menarik, bagi wisatawan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengubah bentuk rumah bantaran sungai, bila selama ini berteras satu menjadi rumah berteras dua.

Kebanyakan rumah di bantaran sungai Banjarmasin adalah menghadap ke jalan di darat, sementara bagian belakang atau bagian dapur justru menjurus ke sungai.

Akibat bagian belakang menghadap sungai maka pemukiman penduduk terkesan kumuh dan semrawut bila harus disaksikan melalui sungai.

Padahal lalu lintas jalan darat dan sungai sama-sama padat, apalagi dikala kepariwisataan sungai kian dikembangkan maka kunjungan ke sungai akan tambah banyak lagi.

Oleh karena itu, bentuk rumah penduduk di bantaran sungai mulai ditata tak lagi sebatas menghadap jalan raya tetapi juga menghadap ke sungai.

Untuk memancing warga mengubah bentuk rumah tersebut Pemkot setempat akan memberikan bantuan terhadap beberapa rumah untuk menjadi contoh dalam pengembangan rumah berteras dua itu.

Rumah bermuka dua tersebut memang sudah ada beberapa lokasi seperti di Pekapuran, tetapi hanya beberapa buah saja, ke depan akan dikembangkan skala besar di Desa Sungai Bilu menghadap Sungai Martapura.

  Panjang lokasi antara instalasi PDAM hingga ke Sungai Mesa karena di lokasi tersebut sudah terdapat banyak jembatan atau titian ulin di pinggir sungai sehingga memudahkan warga membangun rumah arah ke sungai, demikian Fajar Desira/D/D.   


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026