Kegiatan arus balik pemudik pada Idul Fitri 1433 Hijriah melalui Terminal Induk Jalan A Yani Km6 Banjarmasin diperkirakan berakhir hingga H+15.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Terminal Induk Banjarmasin Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Banjarmasin M Yusuf menjawab ANTARA Kalsel, Kamis.

Pasalnya, kata dia jumlah pemudik yang lewat Terminal Induk Banjarmasin hingga H-1 tercatat 19.870 orang, yang kembali hingga H+3 baru 12.129 orang, ungkapnya.

Selain itu, pada saat hari H atau usai shalat Idul Fitri 1433 H hingga H+1 masih ada pemudik lewat Terminal Induk Banjarmasin, walau tidak sebanyak pada H-1 dan H-2, lanjutnya.

"Namun puncak arus balik melalui Terminal Induk Km6 Banjarmasin pada H+3 atau 22 Agustus lalu. Karena pegawai negeri yang mudik harus masuk kerja kembali, 23 Agustus 2012, seiring berakhir masa cuti bersama," tandasnya.

Ia menerangkan, pemudik yang balik menggunakan jasa angkutan penumpang umum antara kota dalam provinsi (AKDP) lewat Terminal Induk Banjarmasin hingga H+3 tercatat 4.025 orang.

Sementara pemudik Idul Fitri 1433 H yang mau berlebaran bersama keluarga di kampung halaman hingga H-1 lewat Terminal Induk Banjarmasin untuk pengguna jasa angkutan penumpang umum AKDP tercarat 11.249 orang.

Sedangkan pemudik lebaran yang menggunakan jasa angkutan penumpang umum Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) lewat Terminal Induk Banjarmasin hingga H-1 tercatat 8.621 orang dan yang kembali sampai H+3 tercatat 8.100 orang.

Ia menyatakan, syukur dan bangga karena sejak H-7 sampai H+3 tidak ada menerima laporan permasalahan tarif atau ongkos angkutan penumpang umum dalam suasana lebaran 1433 H, terutama bagi yang naik lewat Terminal Induk Banjarmasin.

"Karena terkait masalah calo, kita sudah sejak dini melakukan antisipasi, yaitu setiap calon penumpang harus langsung berurusan ke loket pemberangkatan," demikian Yusuf.


Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026