Beberapa pasar harian di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan Selasa (21/8) mulai tampak ada aktivitas, setelah dua hari sepi terkait perayaan Idul Fitri 1433 Hijriah.
Wartawan ANTARA Kotabaru, Selasa melaporkan bahwa kondisi mulai ada denyut perekonomian rakyat itu, misalnya terlihat di Pasar Kamakmuran yang dipadati pengunjung.
Bahkan, tampak sejumlah pengunjung dari luar kota Kotabaru, yakni dari Kecamatan Kelumpang Selatan, dan dari kecamatan lainnya mulai banyak berdatangan untuk membeli barang.
Barang-barang yang banyak dicari, sebagian besar adalah jenis sayur-mayur, dan bumbu dapur.
"Keluarga kami sudah tidak nyaman lagi makan lauk daging ayam, telur atau daging sapi," kata Karniti.
Mereka ingin kembali menikmati sayur asam dari terung dan kacang panjang dicampur daun muda kedondong, ditambah dengan sambal terasi.
"Makan dengan sayur asam, lebih bersemangat dibandingkan dengan makan dengan rawon atau soto," imbuh Sholikah.
Selain khawatir akan kolesterol yang banyak disebabkan lemak dan santan, keluarga mereka juga ingin dengan makan banyak sayur membuat pencernaan lebih baik.
Terlebih, selama lebaran, sering makan yang berlemak juga sering makan yang manis-manis, membuat pencernaan kurang nyaman, terang Khamim.
Seorang pedagang Ummi Hanik, mengatakan, masih ragu untuk berjualan karena pembeli yang datang belum banyak.
"Biasanya, setelah lebaran ini mereka masih belum banyak pengunjung yang datang, mereka masih merayakan Idul Fitri bersama keluarganya," paparnya/C/D.
Editor : Hasan Zainuddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.