"Kegiatan ini merupakan bagian dari bakti sosial KNPI dalam rangka HUT KNPI ke-39," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Kalimantan Selatan (Kalsel) Yajadi Asnawi, Senin.
Ia berharap, kedepan KNPI bisa menjadi organisasi yang lebih terbuka dan dekat dengan masyarakat, sehingga keberadaanya sebagai sebuah organisasi pemuda bisa lebih dirasakan manfaatnya.
"Semoga kedepan KNPI tidak menjadi organisasi yang ekslusif," ujarnya.
Selain menyerahkan paket sembako dan uang saku bagi anak yatim, pengurus DPD KNPI juga menyerahkan kenang-kenangan bagi pengurus panti.
Ketua DPD KNPI HSU Yadi ilhami berharap kehadiran pengurus KNPI Kalsel bersama pengurus KNPI HSU bisa meningkatkan ukhuwah dan silaturrahim dengan pejabat pemerintah daerah dan masyarakat.
"Selain membantu anak yatim kehadiran pengurus KNPI kalsel bersama KNPI HSU semoga bisa meningkatkan kebersamaan dan ukhumwah sebagai sesama muslim" ujarnya.
Pengurus Panti Asuhan Budi Harapan saat ini tidak hanya menampung anak yatim piatu, melainkan juga anak-anak terlantar karena orang tuanya tidak mampu membiayai mereka.
"Sebagian masih tinggal dengan kerabatnya karena masih kecil dan tidak mau berpisah, namun tetap kami santuni " jelas Ketua Pengurus Panti H Faturrahman Lc.
Sejak berdiri pada 1952, Panti tersebut kini menampung sebanyak 53 anak yatim yang selama ini juga mendapat bantuan subsidi pemerintah daerah Hulu Sungai Utara maupun propinsi.
Pemkab HSU berharap bisa meningkatkan bantuan bagi panti asuhan didaerah melalui dana APBD.
"Semoga tahun ini dan tahun selanjutnya bantuan dari pemerintah daerah akan terus berlanjut dan meningkat untuk memberi bantuan panti asuhan yang ada di daerah ini," kata Bupati Hulu Sungai Utara HM Aunul Hadi yang hadir bersama sejumlah pejabat pemerintah daerah.
Aunul mengaku memiliki keterikatan emosioal akan keberadaan Panti Asuhan Budi Harapan karena sebagian keluarganya adalah termasuk pendiri panti asuhan tersebut.C
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.