Banjarmasin (ANTARA) - Puluhan pesilat dari tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan tampil pada festival seni bela diri tradisional Kuntau 2026 di Kota Banjarmasin.

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Ahad, menyampaikan apresiasi kegiatan yang dilaksanakan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) kota setempat, apalagi sebagai rangkaian memeriahkan Harjad ke-500 Kota Banjarmasin pada 2026.

"Ini luar biasa, apalagi pesertanya dari berbagai daerah, menampilkan kemampuan dan keterampilan dalam seni bela diri tradisional kuntau," ujarnya.

Menurut Yanin, kuntau merupakan salah satu identitas budaya Banjar yang harus terus dijaga keberadaannya.

Baca juga: TABAS gelar festival kuntau se-Kalimantan rebutkan trophy dan medali Acil Odah

"Saya bangga kepada KNPI Kota Banjarmasin yang turut mendukung pelestarian budaya daerah melalui kegiatan ini. Kuntau bukan hanya olahraga atau bela diri, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang harus terus diwariskan kepada generasi muda,” ucap Yamin.

Dia berharap, festival seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi wadah bagi para penggiat kuntau untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi antar daerah di Kalimantan Selatan.

Baca juga: Perguruan Kuntau dari HST raih enam medali emas pada Kejuaraan Internasional 2022

Ketua KNPI Kota Banjarmasin, Ridho Akbar mengatakan, pelaksanaan KNPI Kuntau Fest merupakan salah satu bentuk partisipasi pemuda dalam memeriahkan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin sekaligus upaya melestarikan warisan budaya daerah.

Diungkapkan dia, ada sebanyak 98 peserta dari kabupaten/kota yang turun pada festival ini. Ini membuktikan bahwa kesenian bela diri Kuntau masih lestari di provinsi ini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin turut memeriahkan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin sekaligus mengenalkan dan melestarikan seni bela diri tradisional kuntau kepada generasi muda,” ujarnya.



Pewarta: Sukarli
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026