Saya berpesan kepada seluruh jajaran Satbrimob untuk jadi polisi yang profesional dengan melaksanakan tugas dengan baik, sehingga keberadaan Brimob semakin dicintai masyarakat
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Korps Brigade Mobil atau (Brimob) telah berusia 73 tahun. Peran sentralnya dalam tugas pengamanan dan operasi penegakan hukum berisiko tinggi hingga membantu dalam operasi kemanusiaan atau SAR (Search And Rescue) telah menunjukkan dedikasi personelnya. 

Keberadaan Brimob pun kini semakin dicintai masyarakat seiring profesionalitas personelnya sebagaimana harapan Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Yazid Fanani dalam peringatan HUT Korps Brimob Ke-73 yang digelar di Mako Satuan Brimob Polda Kalsel di Banjarbaru, Rabu (14/11).

"Saya berpesan kepada seluruh jajaran Satbrimob untuk jadi polisi yang profesional dengan melaksanakan tugas dengan baik, sehingga keberadaan Brimob semakin dicintai masyarakat," ucap Yazid.
Dia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas segala tugas yang telah sukses dilaksanakan. Seperti yang baru selesai, yakni tugas Bantuan Kendali Operasi (BKO) Kemanusiaan gempa Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama dua bulan hingga diganjar penghargaan oleh Kapolda.

Kedepan, tambah Kapolda, dinamika situasi kamtibmas lebih menuntut pemikiran serius seiring pelaksanaan pengamanan Pemilu 2019. 

Untuk itu, Brimob sebagai pilar utama pengamanan diharapkan peran strategisnya guna memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga kondusif.

"Tentu Brimob tidak bisa bekerja sendiri, harus berkolaborasi bersama stakeholder lain seperti pemda, TNI dan unsur masyarakat lainnya. Sehingga serangkaian Pemilu bisa dilaksanakan dengan baik, aman dan lancar," jelas jenderal bintang dua itu.
Kapolda pun yakin, di usianya yang semakin matang, Brimob lebih profesional dalam memberikan pengamanan yang paripurna kepada seluruh masyarakat.

Sementara Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor yang turut hadir sangat bangga atas dedikasi yang telah diberikan Brimob selama ini.

Menurut dia, situasi yang aman dan damai di Banua Kalsel selama ini tidak lepas dari peran Satuan Brimob Polda Kalsel.

"Korps Brimob adalah pahlawan bangsa ini untuk menjaga keamanan dari segala ancaman yang berujung terganggunya Kamtibmas dan perpecahan bangsa. Kami rakyat Kalsel yang cinta damai akan terus mendukung tugas Brimob dan semoga sukses dalam setiap tugasnya. Dirgahayu Brimob ke-73 tahun, saya gagah bersama Brimob," pungkas gubernur yang akrab disapa Paman Birin itu.
Peringatan HUT ke-73 Korps Brimob tahun ini terbilang cukup sederhana. Usai upacara yang dipimpin Kapolda Kalsel, acara tambahan hanya diisi penampilan drumband oleh anak-anak TK Kemala Bhayangkari 03 Satuan Brimobda Kalsel serta tarian nusantara gabungan dari ibu-ibu Bhayangkari dan personel Brimob.

Kemudian ditutup acara syukuran makan bersama dalam suasana kebersamaan yang pada kesempatan itu, Gubernur Paman Birin secara simbolis memberikan bantuan kendaraan roda empat untuk operasional Satuan Brimob Polda Kalsel.

Sedangkan tradisi adanya atraksi ketangkasan beladiri Brimob dan juga simulasi penanganan terorisme hingga ledakan bom ditiadakan.

Kesederhaaan itupun bukan tanpa alasan. Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kalsel Kombes Pol Ardiansyah Daulay menjelaskan, bangsa Indonesia saat ini masih dalam suasana berduka pasca terjadinya bencana alam yang melanda sejumlah daerah.

Termasuk peristiwa gugurnya lima anggota Brimob saat kerusuhan napi teroris di Kompleks Mako Brimob dan gugurnya personel saat bencana alam di Lombok dan di Sulawesi Tengah.

Sehingga seluruh jajaran Korps Brimob sepakat tidak merayakan peringatan hari lahirnya secara besar-besaran dan penuh kemeriahan untuk menghormati dan berempati kepada mereka yang masih berduka.

Pewarta: Firman
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026