Anggota DPRD Kalsel Hj Mariana SAB mengemukakan permintaan ibu-ibu yang tinggal di provinsinya tersebut di Banjarmasin, Selasa sehabis reses ke daerah pemilihan (dapil) pekan lalu (7 - 11 November 2018).
"Srikandi" Partai Gerindra itu menerangkan alasan kaumnya meminta pelatihan keterampilan industri rumah tangga tersebut antara lain guna membantu usaha/pendataan keluarga mereka.
"Jadi dalam usaha pendataan/kesejahteraan keluarga tidak semata-mata tergantung suami mereka yang rata-rata sebagai nelayan tangkap/melaut (menangkap ikan di laut)," kutipnya.
"0leh sebab itu, sebagai perwakilan kaum perempuan, sudah barang tentu saya akan memperjuangkan aspirasi mereka sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku," ujarnya menjawab Antara Kalsel.
"Apalagi yang mereka minta sebuah keilmuan dan keterampilan yang tidak akan habis-habisannya. Kita pun mengapresiasi permintaan ibu-ibu tersebut," lanjut wakil rakyat asal dapil Kalsel VII/Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut (Tala) tersebut.
Sedangkan bahkan baku untuk usaha rumah tangga keluarga nelayan tersebut mungkin bisa berbasis kearifan lokal yang murah dan mudah mereka dapatkan yaitu dari potensi sumber daya kelautan dan perikanan.
Pasalnya sumber daya kelautan dan perikanan di Kalsel selama ini belum terolah secara optimal, padahal cukup potensial untuk menggunakan serta menumbuhkembangkan ekonomi kerakyatan, tambahnya.
Aspirasi lain dari konstituen/masyarakat "Bumi Tuntung Pandang" Tala tersebut berhubungan dengan infrastruktur, seperti perbaikan serta peningkatan jalan guna memperlancar angkutan hasil usaha mereka, demikian Mariana.
Wilayah timur Kalsel dengan daerah pesisir dan pulau-pulau kecilnya cukup potensial sumber daya kelautan dan perikanan, karena berbatas Laut Sulawesi, Selat Makassar dan Laut Jawa atau Laut Indonesia.
Pewarta: SukarliEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.