Kami berharap para mahasiswa maupun mahasiswi dapat mempraktekkan ilmu yang didapat dibangku kuliah ke dalam lingkungan masyarakat di daerah ini,Pelaihari, (Antaranews Kalsel) - Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan H Sukamta menyambut mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, di Gedung Sarantang Saruntung, Senin (8/10).ï
Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat H Fahmi Anshari mengatakan, program pengabdian kepada masyarakat mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ke Tanah Laut dalam bidang teknologi.
“Kami berharap para mahasiswa maupun mahasiswi dapat mempraktekkan ilmu yang didapat dibangku kuliah ke dalam lingkungan masyarakat di daerah ini,” ujar Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM H Fahmi Anshari, di Pelaihari.
Terpisah, Bupati Tanah Laut H Sukamta mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa dan mahasiswi di Bumi Tuntung Pandang.
“Saya menyambut gembira kehadiaran mahasiswa dan mahasiswi ULM di Tanah Laut karena program pengabdian ini sangat membantu didalam program-program Pemkab Tanah Laut untuk memberdayakan para nelayan terutama, dalam budidaya perikanan,” ungkapnya.
Secara potensial, sebut dia, Tanah Laut sangat berpotensi untuk usaha budidaya perikanan laut maupun darat.
"Persoalannya adalah, bagaimana kita bisa menjelaskan dan memotivasi masyarakat untuk menambah pendapatan dari sektor perikanan dan kemudian dari sisi pengolahan. Apabila kita ingin mendapatkan nilai tambah didalam proses usaha tentu, tidak bisa hanya menjual dari sisi komoditas, namun juga harus menjual dari sisi produk," jelasnya.
Turut hadir diacara tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Tanah Laut Rizayadi, Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat H Fahmi Anshari, para wakil dekan dan dosen pendamping serta para mahasiswa peserta pengabdian kepada masyarakat Tanah Laut.
Pewarta: AriantoEditor : Gunawan Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.