Nalai ekspor Kalsel Mei 2012 tercatat US$865,30 juta atau turun 11,78 persen dibandingkan April 2012, ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPK) provinsi setempat, Iskandar Zulkarnaen, di Banjarmasin, Senin.
Begitu pula keadaan sebelumnya, nilai ekspor Kalsel pada April 2012 tercatat US$952,48 juta atau turun 4,54 persen dibanding Maret 2012 yang mencapai US$997,80 juta.
Secara kumulatif nilai ekspor Kalsel Januari - Mei 2012 tercatat US$4,50 miliar atau naik 35,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2011 yang mencapai US$3,33 miliar.
Komoditi utama penyumbang ekspor terbesar dari Kalsel pada Mei 2012 berdasar kode Harmonized System (HS) 2 dijit adalah kelompok bahan bakar mineral (HS 27) dengan nilai US$781,38 juta.
Selain itu, kelompok karet dan barang dari karet (HS 40) dengan US$39,91 juta dan kelompok lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15) dengan nilai US$19,33 juta.
Negara utama tujuan ekspor dari provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut pada Mei 2012, China dengan nilai US$276,05 juta.
Kemudian ke Jepang dengan nilai US$144,61 juta dan India dengan nilai US$130,11 juta.
Sementara nailai impor Kalsel pada Mei 2012 tercatat US$406,55 juta 226,04 atau naik 79,85 persen dibandingkan April 2012 yang mencapai US$226,04 juta.
Sedangkan jika dibandingkan nilai impor Mei 2011 yang ketika itu nialinya mencapai US$285,40, maka nilai impor Kalsel Mei 2012 naik 42,45 persen.
Secara kumulatif nilai impor Kalsel Januari - Mei 2012 sebesar US$1,53 miliar atau naik 16,07 persen dibandingkan Mei 2011 yang hanya mencapai US$1,32 miliar.
Negara pemasok impor Kalsel Mei 2012 terbesar Singapore dengan nilai US$163,08 juta, Korea Selata US$76,29 juta dan Amerika Serikat US$46,86 juta. /C
: Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.