Kerugian akibat kebakaran yang terjadi di dua desa di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dalam dua hari berturut-turut sekitar Rp640 juta selain itu 13 orang kini kehilangan tempat tinggal.

Kepala Kantor Kesbangpol dan PB, Kemat di Barabai, Jumat mengatakan, kebakaran yang terjadi di Pemangkih Kecamatan Labuan Amas Utara pada Selasa Malam (19/6) Pukul 11.15 Wita menghanguskan empat bangunan yang terdiri dari tiga rumah dan satu gudang penyimpanan kapas milik warga.

Para korban kebakaran tersebut antara yaitu rumah muchlis (42 tahun) dengan jumlah penghuni 3 jiwa, hangus 100 persen, rumah Rahmaddin (35 tahun) yagn dihuni lima orang juga hangus 100 persen.

Selanjutnya, rumah Sakinah (60 tahun) yang juga dihuni lima orang rusak 50 persen sementara bangunan gudang milik Muchlis juga hangus 100 persen.

Sedangkan kebakaran yang terjadi di Pemangkih, Tatah Barikin Kecamatan Haruyan, pada Rabu (20/6) sekitar jam 02.30 Wita yang menghanugskan satu buah rumah milik Asnan yang dihuni empat orang tersebut, mengalami kerugian hingga Rp40 juta.

"Kalau yang di Desa Pemangkih kerugian sekitar Rp600 juta," katanya.

Membantu meringankan beban masyarakat, Kantor Kesbanglinmaspol dan PB akan memberikan bantuan untuk korban di desa Pemangkih Rp10 juta dan di Tatah, Barikin Rp4 juta.

Menurut Kemat, dalam beberapa bulan terakhir di HST sering terjadi kebakaran dengan demikian diharapkan masyarakat lebih waspada terutama saat akan meninggalkan rumah, melakukan pengecekan dengan teliti.

Sebelum keluar rumah, masyarakat sebaiknya mengecek apakah kompor sudah benar-benar mati, kabel listrik sudah dicabut dan lainnya yang memungkinkan bisa menjadi penyebab kebakaran.

Kebakaran, kata dia, tidak hanya merugikan masyarakat karena kehilangan harta benda, tetapi juga bisa menyebabkan terjadinya kematian.

"Seperti kebakaran yang terjadi di desa Bakapas, Kecamatan Barabai pada Senin (18/6) lalu, telah merenggut satu korban yaitu Amah (90 tahun) yang meninggal di rumahnya yang terbakar, karena kondisi beliau yang lumpuh dan warga tak bisa menyelematkan karena api yang telah membesar,"katanya.

Terhadap kejadian tersebut, kata Kemat, Pemkab HST juga telah memberikan bantuan sebesar Rp4 juta, yang secara simbolis diserahkan oleh Asisten II Bidang Pembangunan H Akhmad Tamzil kepada ahli waris Amah./fat/B



Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026