Dari 86 paket proyek Pemerintahan Kota (Pemkot) Banjarmasin Kalimantan Selatan yang diajukan untuk dilelang pengerjaannya di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), ternyata hanya 13 paket yang dilelang.

Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan Pemkot Banjarmasin Emmy Sutrisni kepada pers di balaikota Banjarmasin, Kamis ke-13 paket yang baru selesai dilelang atau sudah ada pemenang tendernya itu milik tujuh Satuan Kerja Prangkat Daerah (SKPD) dari 25 SKPD yang ada.

"Proyek lainnya ada yang masih dalam proses, ada yang baru penyiapan, adapula yang baru mau mengajukan lelang," ujarnya.

Mestinya kata Emmy, pada pertengahan tahun ini penyelesaian lelang proyek di LPSE sudah mencapai 50 persen dari total proyek pemerintah yang diajukan, artinya tinggal pengerjaannya saja lagi.

"Kendalanya persyaratan yang diajukan SKPD untuk lelang proyeknya terkadang masih kurang," tuturnya.

Kendala lainnya, seperti belum memenuhi syaratnya jumlah perserta lelang, seperti misalnya jumlah peserta yang mengajukan penawaran mendapatkan proyek itu tidak sampai tiga prusahaan.

Terkait SKPD mana saja yang belum selesai proyeknya dilelang, Emmy menyebutkan, salah satunya Dinas Bina Marga yang belum satupun ada proyek-proyeknya yang selesai di lelang.

Proyek lelang yang sudah selesai itu diantaranya milik Dinas Pendidikan terkait pengadaan sarana komputer untuk PBS on-line, milik Dinas Perhubungan, Komonikasi dan Informatika terkait proyek perluasan dan pemagaran terminal KM 6.

Kemudian yang sudah dilelang proyek Dispenda terkait pengadaan komputerisasi, Dinas Kebersihan dan Pertamanan terkait proyek pengadaan bolduser.

Sementara instansi lainnya yang proyeknya belum selesai atau yang belum memenuhi syarat untuk diajukan dilelang sudah disurati, bahkan ada yang sampai tiga kali sudah dilayangkan surat tersebut, tuturnya.

Ia berharap, SKPD yang proyeknya belum selesai karena kurang persyaratan untuk diajukan melalu LPSE, agar segera melengkapi persyaratannya supaya bisa segera diajukan lelang.




Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026