Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, akhir-akhir ini mulai menjaring bibit atlet pebulu tangkis junior untuk menyambung tongkat estafet atlet agar bisa terus berkiprah di ajang provinsi dan nasional.  


"Karena berbagai event di propinsi memberikan batas usia bagi atlet bulu tangkis maka seharusnya kita mempersiapkan bibit atlet muda agar bisa terus mengikuti turnamen bulu tangkis di tingkat propinsi bahkan nasional " ujar Ketua Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Hulu Sungai Utara, H Syahdillah, Kamis.

Syahdillah yang juga Wakil Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) meminta pengurus PBSI HSU menginformasikan bahwa sejumlah atlet bulu tangkis senior kini sudah memasuki usia 35 ke atas yang kemungkinan tidak bisa lagi mewakili HSU mengukuti turnamen tingkat propinsi karena faktor usia tersebut.

Pengurus PBSI, kata Syahdillah harus mulai mempersiapkan atau menjaring atlet muda berbakat diseluruh kecamatan secara merata.

Diakuinya jika mencari bibit pebulu tangkis sekualitas para senior yang sudah mengharumkan nama HSU diberbagai turnamen bulu tangkis agak sulit, karena berdasarkan pengamatannya dari berbagai turnamen bulu tangkis di HSU belum terlihat kualitas atlet yang diharapkan.

Meski demikian PBSI sebagai induk cabang olahraga ini harus bisa menjaring atlet muda dengan kualitas yang dimilikinya untuk selanjutnya dilakukan pembinaan dan pelatihan.

"Tidak ada pilihan kecuali mengembangkan potensi atlet muda yang kita miliki untuk selanjutnya bisa kita dibina sehingga mendekati kualitas atlet senior sebelumnya yang sudah berprestasi mengharumkan nama daerah" ujarnya.

Pada turnamen bulu tangkis se Kabupaten HSU di Kecamatan Babirik, para atlet bulu tangkis yang berasal dari Kota Amuntai masih mendominas, meski dari kecamatan lain seperti dari Alabio dan Babirik juga terlihat bibit pemain muda yang bisa diandalkan.

Tim dari Raja Dipa Kelurahan Antasari Amuntai sukses menekuk tim pebulu tangkis dari Kecamatan Sungai Pandan Alabio dengan skor 3-2 sementara dua tim tuan rumah Kecamatan Babirik harus puas diposisi tiga dan empat.

Melalui turnamen ini, lanjut Syahdillah, pengurus PBSI bisa menyeleksi atlet muda berbakat dan di ranking untuk bisa diketahui tingkat kemampuan sehingga lebih mempermudah pembinaannya

  "Kalau perlu para pemain muda bisa dirangking berdasarkan kemampuan dan prestasinya sehingga dalam pembinaan bisa lebih terarah" ujarnya./D


Editor : Hasan Zainuddin

COPYRIGHT © ANTARA 2026