Posko terpadu Karhutla juga sudah didirikan di halaman kantor Bupati HST
Barabai, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengadakan rapat koordinasi (rakoor) dalam rangka pencegahan dan penanggulangan bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Rakoor tersebut fokus dalam hal mengeliminasi kabut asap di Bumi Murakata yang berlangsung di Auditorium Pemkab HST, Kamis bersama Instansi terkait seperti Polres HST dan Kodim1002 Barabai.
Sekretaris Daerah HST H A Tamzil menyampaikan, Karhutla ini sudah menjadi isu nasional yang harus ditangani bersama dan HST harus benar-benar bebas dari Karhutla karena sekarang sudah memasuki musim kemarau.
Menurutnya, Posko terpadu Karhutla juga sudah didirikan di halaman kantor Bupati HST dan tugas serta fungsinya sudah jelas, serta untuk data-data yang diperlukan tentu saja akan selalu terpantau di posko.
Dia mengharapkan agar jangan sampai di HST terjadi bencana pembakaran lahan dan hutan untuk menjaga Lingkungan kita agar selalu bersih dari kabut asap.
"Kabut asap tidak hanya meresahkan banua kita, tetapi kabupaten tetangga juga akan terpapar dengan udara kotor yang justru akan merugikan kesehatan," kata Tamzil.
Wakapolres HST, Kompol Sarjaini dalam arahannya mengatakan bahwa secara keseluruhan, HST memang berpotensi terjadi Karhutla.
Namun jauh-jauh hari tim selalu mengingatkan dan menghimbau kepada seluruh masyarakat agar menjaga, memelihara dan melindungi Hutan dan lahan.
Himbauan tersebut diterangkanya sudah dilakukan baik melalui media cetak maupun elektronik seperti radio untuk dapat disebarluaskan tentang bahaya dan dampak dari pembakaran hutan dan lahan.
Pewarta: M. Taupik RahmanEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.