Kesiapsiagaan personel dan peralatan berlaku 24 jam penuh sehingga personel maupun peralatan siap diturunkan untuk menangani musibahBanjarbaru, (Antaranews Kalsel) - Kantor Search and Rescue (Pencarian dan Pertolongan) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana akibat gelombang tinggi air laut dampak gerhana bulan.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin Mujiono di Banjarbaru, Jumat mengatakan kesiapsiagaan personel dan peralatan di perairan dilakukan menghadapi gerhana bulan yang terjadi Sabtu (28/7) malam.
"Kesiapsiagaan personel dan peralatan berlaku 24 jam penuh sehingga personel maupun peralatan siap diturunkan untuk menangani musibah," ujarnya didampingi Humas Kantor SAR Iman Saputra.
Menurut Iman, tingginya gelombang pasang air laut akibat gerhana bulan cukup berpotensi menimbukan bencana sehingga kesiapsiagaan baik di Kantor SAR maupun posko ditingkatkan.
Disebutkan, personel dan peralatan di Kantor SAR Banjarmasin yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani km 29 Kota Banjarbaru siaga dan siap diterjunkan menangani musibah.
"Selain siaga di Kantor SAR, personel dan peralatan di posko-posko SAR yakni Posko Kotabaru, Tanjung, Sampit, Pulang Pisau dan Palangka Raya juga disiagakan menghadapi musibah," ungkapnya.
Ia mengatakan, jumlah personel yang siaga di Kansar Banjarmasin sebanyak 8 orang, sedangkan personel yang siaga pada masing-masing posko bergantian tiga hingga lima orang.
Dikatakan, personel itu didukung peralatan canggih yang dimiliki Kansar Banjarmasin terutama peralatan perairan seperti KM SAR Laksamana yang sandar di Dermaga Basirih Banjarmasin.
"Kami juga memiliki kapal RIB yang dimiliki setiap posko sehingga apabila terjadi musibah diperairan, baik personel maupun peralatan pendukung bisa cepat diterjunkan," ujarnya.
Ditambahkan, pihaknya berupaya mempercepat waktu tanggap kejadian yang ditargetkan selama 30 menit sejak laporan diterima sehingga bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
"Kami berupaya mempercepat waktu merespon kejadian dibawah 30 menit dengan melatih kemampuan personel dan penggunaan peralatan yang selalu siap dioperasikan," katanya.
Sementara itu, selama gelombang tinggi beberapa pekan terakhir, Kansar Banjarmasin tidak menerima informasi maupun laporan kejadian atau musibah di wilayah perairan.
Pewarta: Yose RizalEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.