Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih, Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan berdasarkan hasil audit terakhir menunjukan nilai kian membaik.
Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Kota Banjarmasin, Ir Muslih kepada wartawan di Banjarmasin, menyebutkan kian membaiknya kinerja perusahaan bisa dilihat dari beberapa indikator.
Seperti pendapatan usaha, berasal dari pendapatan air dan non air, untuk pendapatan air tahun 2011 tercatat Rp137,3 miliar lebih besar dibandingkan tahun 2010 hanya Rp119,8 miliar,katanya.
Sedangkan pendapatan non air tercatat Rp26,9 miliar lebih besar dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp20,3 miliar, kemudian pendapatan lain-lain Rp2,004 miliar lebih besar dari tahun sebelumnya Rp1,9 miliar.
Dengan demikian jumlah pendapatan pada tahun 2011 sebanyak Rp166,2 miliar yang lebih besar dari tahun 2010 yang senilai Rp142,1miliar,katanya lagi.
Bukti kinerja perusahaan juga membaik bisa dilihat dari cakupan pelayanan sudah tercatat 98,36 persen, tingkat kehilangan air yang hanya 26,27 persen, rasio karyawan per seribu pelanggan 2,44persen, serta jumlah sambungan pelanggan yang sudah mencapai 136.576 sambungan.
Aspek keuangan juga dinilai meningkat menjadi 29,25persen sebelumnya 28,50persen, aspek operasional 25,53persen sebelumnya 24,68 persen,aspek administarsi 14,58 persen sebelumnya 12.08 persen.
Dengan demikian hasil audit menyimpulkan jumlah kinerja 69,37 persen atau berklasifikasi kinerja baik, sebelumnya walau juga dinilai baik tetapi nilai kinerja 65,26 persen.
Mengenai nilai keuntungan hasil audit terakhir tersebut disebutkan oleh Muslih mengalami peningkatan yang menggembirakan.
Bila tahun tahun 2010 lalu keuntungan perusahaan yang memiliki pelanggan sekitar 130 ribu sambungan tersebut hanya Rp4,5 miliar, tetapi hasil audit tahun 2011 keuntungannya menjadi Rp5,5miliar atau terjadi peningkatan Rp1 miliar.
Akibat keuntungan yang membaik tersebut menyebabkan pula pembayaran kewajinan pajak perusahaan tersebut juga kian meningkat.
Bila tahun 2010 uang pajak yang dibayarkan PDAM setempat tercatat Rp1,6 miliar, tetapi pada tahun 2011 ini sudah mencapai Rp2 miliar,kata Muslih didampingi Sekretaris perusahaan Endang.
 Hasil keuntungan tersebut sepenuhnya untuk menambah investasi lagi untuk memperluas jangkauan pelayanan air bersih, disamping untuk meningkatkan kehilangan air serta peningkatan kualitas air/D/D
: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.