Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, kini mulai memperbaiki perpipaan besar sepanjang 1,6 kilometer.

Pekerjaan ini pasti rumit dan cukup mengganggu kenyamanan masyarakat Kota Banjarmasin, masalahnya pipa besar diameter 400 mm tersebut persis berada di bawah jalan protokol, kata Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Banjarmasin, Ir Muslih kepada wartawan di kantornya, Senin.

Ia menyebutkan, pekerjaan tersebut dilakukan setiap hari mulai pukul 22.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita, dan akan menelan waktu sekitar tiga bulan.

Pekerjaannya setelah digali diganti pipa kemudian galian diuruk lagi dengan tanah hingga kembali rata, agar pengguna jalan yang terkena proyek tersebut yaitu Jalan S Parman bisa tetap bisa digunakan.

Dalam pekerjaan tersebut satu jalur di Jalan S Parman akan terganggu, karena itu Muslih atas nama Direksi PDAM Bandarmasih menyatakan permintaan maaf atas ketidaknyamanan tersebut.

Menurutnya, pekerjaan proyek tersebut terpaksa dilakukan karena pipa besar tersebut sudah terlalu tua sekitar 17 tahun,sehingga banyak mengalami kebocoran akibatnya suplai air PDAM ke kawasan Banjarmasin Utara yang tercatat sekitar 25 pelanggan tersebut sering pula terganggu.

Dengan selesainya pekerjaan tersebut diharapkan suplai air ke wilayah yang sekarang menjadi kawasan pengembangan kota Banjarmasin tersebut akan kian lancar, sehingga akan mendukung perkembangan kota di kemudian hari.

Mengenai pekerjaan yang terkena jalan trans Kalimantan tersebut diakuinya memang sudah lama di rencanakan, dan baru sekarang memperoleh izin dari Balai Besar Jalan Departemen PU untuk mengerjakan proyek tersebut.

Selain pipa besar di Jalan S Parman tersebut PDAM juga terus melakukan perbaikan pipa besar di wilayah lain, seperti ke aras pengambilan air baku ke Sungai Tabuk yang beberapa hari lalu mengalami kerusakan.

PDAM juga terus membenahi sistem perpipaan kecil yang rumah-rumah pelanggan, demikian Ir Muslih. C


Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026