Dua Siswi SMA RSBI Kalimantan Selatan yang dititipkan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan di SMA Kharisma Bangsa Tangerang menorehkan prestasi di tingkat dunia berupa medali emas pada ajang International Environment Project Olmpiad di Istambul, Turki.
Mereka adalah Annisa Haqiki asal Banjarmasin dan Annisa Sorayya asal Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) keduanya berhasil mempersembahkan medali emas di ajang International Environment Project Olympiad (INEPO) 2012 diselenggarakan dari 19-22 Mei 2012) diikuti oleh peserta perwakilan dari 50 negara di dunia.
Menurut Annisa Sorayya, Penelitian mereka berjudul "Utilization of Waste Paper and Natural Sources For Making Affordable and Eco-Friendly Multifunction Indicator Paper" sebelumnya berhasil meraih medali emas di ajang Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) 2012 yang diselenggarakan di Jakarta pada bulan Februari 2012 yang lalu.
"Oleh karena itu kami mewakili Indonesia di INEPO 2012 dan pada akhirnya dapat berhasil meraih prestasi dengan medali emas yang dipersembahkan untuk Indonesia dan Banua di Turki"katanya.
Diterangkannya di ajang INEPO 2012 tersebut, Indonesia mengirimkan 3 tim sebagai perwakilan, selain medali emas, 2 tim yang lain masing-masing berhasil mendapat medali perunggu
Dua tim dari Indonesia yang meraih Perunggu yaitu Ade Safitri dan Fitria Dwi Astuti dari SMAN 2 Sekayu Sum-Sel dengan judul penelitian "Palm Coconut Bunch Waste As Swallowangler " serta Farah Adrienne dan Amalia Nur Arifah dari SMAN 3 Semarang dengan judul penelitian "Bivalve's Shell As Environment Friendly Toothpaste".
Ditambahkannya dirinya dan Annisa Haqiki sekarang tercatat sebagai siswi kelas XI di SMA Kharisma Bangsa - Bilingual Boarding School.
Sekolah tersebut merupakan salah satu sekolah yang menjadi "tempat penitipan" bagi beberapa anak banua yang pada tahun 2010 yang lalu berhasil terseleksi dan mendapatkan beasiswa sebagai siswa SMA RSBI Kalimantan Selatan atau yang tahun ini mulai dikenal dengan nama SMA Banua Kalimantan.(Fathur/C)
Editor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.