Lima calon wakil gubernur Kalimantan Selatan berkomitmen tidak mengeksploitasi sumber daya alam terutama tambang jika terpilih jadi wakil gubernur Kalsel periode 2010-2015.

Komitmen itu terangkum dalam debat kandidat calon wakil gubernur (cawagub) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel di Gedung Djok Mentaya Banjarmasin Post Group, Senin malam.

Kelima kandidat cawagub yaitu Alwi Sahlan, Gusti Farid Hasan Aman, Rudy Resnawan, Saiful Rasyid dan Habib Abubakar Al Habsy menyatakan, Kalsel memang kaya sumber daya alam terutama  batu bara dan bijih besi, tapi harus dijaga agar bisa diberikan kepada anak cucu.

Mereka sepakat untuk mendongkrak ekonomi Kalsel tidak harus mengeruk hasil bumi tapi bisa dicari sumber pendapatan lain seperti memberikan perhatian lebih terhadap pertanian, perkebunan dan perikanan.

Saat ditanya panelis Udiansyah dari Fakultas Kehutanan Unlam tentang maraknya kuasa pertambangan yang diterbitkan kepala daerah terutama bupati, kelima kandidat pada intinya menyatakan akan melakukan komunikasi intensif dengan bupati agar selektif mengeluarkan kuasa pertambangan.

Selain Udiansyah, KPU juga mendatangkan dua panelis lain yaitu Yusuf Azis (dosen Fakultas Pertanian Unlam), dan Berry Furqon (Direktur Eksekutif Walhi Pusat).

Berry menilai semua kandidat cawagub telah memiliki komitmen terhadap perbaikan lingkungan dan mau beralih dari sektor pertambangan kepertanian maupun sumber daya lain diluar tambang.

Namun dia mengingatkan agar masyarakat lebih kritis menilai sebab bisa jadi komitmen menjaga kelestarian lingkungan itu hanya sebatas dijanji kampanye, sedangkan realisasinya belum bisa dipastikan.

Dengan demikian, kata dia, sebelum menentukan pilihan sebaiknya masyarakat lebih teliti dan mempelajari latar belakang para calon.

"Bila dinilai dengan angka, komitmen para calon mendapatkan tujuh karena sebelum debat dimulai beberapa calon telah mempersiapkan diri dengan baik," katanya.

Persiapan tersebut, kata dia, antara lain dengan melakukan konsultasi dengan beberapa orang yang membidangi lingkungan termasuk kepada dirinya.

Tak jauh berbeda dengan sebelumnya, debat kali ini juga hidup dan penuh keakraban. Tiap istirahat setelah satu sesi selesai kandidat langsung terlibat perbincangan yang akrab.

Bahkan kandidat kadang menuangkan air mineral ke gelas kandidat lain yang kehabisan air minum. Setelah itu mereka saling kompak dan tertawa lepas.


Editor :

COPYRIGHT © ANTARA 2026