program pembangunan Batola lima tahun kedepan berfungsi sebagai pemberdayaan masyarakat sekaligus pengentasan kemiskinanMarabahan,(Antaranews Kalsel )- Wakil Bupati Barito Kuala Rahmadian Noor mengatakan, dalam kepemimpinannya bersama Bupati Batola Hj Noormiliyani AS ada empat urusan wajib yang dilaksanakan lima tahun ke depan.
“Empat urusan wajib itu adalah, infrastruktur, peningkatan ekonomi di sektor pertanian dalam arti luas lantaran 80 persen masyarakat bertani, pendidikan, kesehatan,” ujar Wabup Batola Rhamadian Noor, di Marabahan, Rabu (11/4).
Untuk pendidikan, menurut dia, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan a peningkatan kualitas pemerintahan secara umum.
Dia mengharapkan, dukungan masyarakat berkaitan dengan urusan pelebaran jalan, pembebasan lahan, dan lainnya, mengingat membebaskan lahan demi kelancaran pembangunan.
Sebelumnya, Bupati Batola Hj Noormiliyani AS mengatakan, rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Barito Kuala 2017-2022 sesuai program pembangunan pilihan berkarakteristik wilayah dan masyarakat.
"Untuk itu program pembangunan yang kita laksanakan tetap mengedepankan jati diri sebagai Kabupaten Berketahanan Pangan," ujarnya.
Menurut dia, program pembangunan Batola lima tahun kedepan berupa, pola intensifikasi ke hilir, bahkan menjadi aktivitas kolaborasi untuk membangun sinergitas di tengah terbatasnya anggaran.
Selain itu, jelas dia, program pembangunan Batola lima tahun kedepan berfungsi sebagai pemberdayaan masyarakat sekaligus pengentasan kemiskinan.
Dan tidak kalah pentingnya, lanjut dia, program pembangunan dilaksanakan Pemkab Batola wajib memberdayakan aparatur agar semakin profesional, berintegritas tinggi, berdisiplin, berkinerja dan melayani.
Pewarta: AriantoEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.