Dari data tersebut dapat dilihat, secara nasional pertumbuhan sektor jasa pelayaran dalam negeri cukup pesatBanjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Pelayaran Niaga Nasional atau Indonesia National Shipowners` Association (INSA) Budhi Halim mengatakan prospek pelayaran domestik atau dalam negeri cukup cerah.
Menurut Budhi di Banjarmasin Kamis, saat ini pertumbuhan pelayaran domestik cukup pesat, karena didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang juga terus membaik.
Pada 2006, tambah dia, pelayan domestik hanya sekitar 6.200 kini pelayaran telah mencapai 16.600.
"Dari data tersebut dapat dilihat, secara nasional pertumbuhan sektor jasa pelayaran dalam negeri cukup pesat," katanya.
Hal tersebut, tambah dia, juga berarti arus barang dan jasa, juga terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan, seiring dengan membaiknya pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Namun demikian, tambah dia, seluruh anggota INSA juga harus waspada, karena mulai diberlakukannya sistem ekonomi terbuka, di mana sudah tidak ada perbatasan perdagangan antarnegara.
"Sehingga perlu peningkatan pelayanan secara terus menerus oleh seluruh pihak terkait, sehingga sistem pelayaran nasional bisa tetap bersaing dengan baik," katanya.
Sebelumnya, Budhi mengungkapkan, membaiknya prospek pelayaran domestik, tidak seiring dengan pelayaran regional atau antarnegara, yang cukup minim, karena minimnya keluarnya barang ekspor nasional yang dikirim ke berbagai negara.
Menurut Budhi, saat ini pertumbuhan pelayaran antarnegara cukup minim, karena pengiriman barang ekspor cukup kecil.
"Salah satu upaya untuk meningkatkan pelayaran antarnegara atau regional, adalah dengan mendorong tumbuhnya industri-industri bersekala ekspor," katanya.
Saat industri-industri sekala besar di daerah berkembang, tambah dia, maka secara otomatis pelayaran regional akan berkembang lebih baik dan pesat.
Kedatangan Budhi ke Banjarmasin dalam rangka menghasiri acara rapat pengurus INSA Cabang Kalimantan Selatan, dengan agenda rapat menentukan ketua menggantikan ketua lama yang kini telah meninggal dunia.
Pewarta: Ulul MaskuriahEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.