Saat ini, pertumbuhan ekonomi Kalsel mencapai 20 persen dari sumber daya tak terbarukan, yakni pertambangan sehingga saatnya beralih ke sumber daya terbarukanTapin,(Antaranews Kalsel) - Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengajak masyarakat memanfaatkan sumber daya alam terbarukan terutama yang berasal dari bidang pertanian dan sektor pariwisata.
Pernyataan itu disampaikan gubernur, Kamis, saat menghadiri panen raya di Desa Timbaan Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin sekitar 100 kilometer dari Banjarmasin, ibu kota Kalsel.
"Saat ini, pertumbuhan ekonomi Kalsel mencapai 20 persen dari sumber daya tak terbarukan, yakni pertambangan sehingga saatnya beralih ke sumber daya terbarukan," ajaknya.
Ia mengatakan, sektor pertambangan seperti batu bara kedepannya akan bisa habis, sehingga sudah saatnya mencoba untuk mentransformasi ke sumber daya alam yang terbarukan.
Hal itu menjadi tantangan bagi masyarakat di seluruh Kalsel sehingga dirinya mengajak semua pihak lebih memanfaatkan sumber daya alam yang terbarukan.
"Bagaimana pun kita tidak bisa berdiam diri dan hanya memanfaatkan sumber daya alam yang tidak terbarukan karena semua pasti habis sehingga harus bisa mencari alternatif," katanya.
Menurut dia, sektor pertanian di Kalsel sekarang ini sudah cukup modern dan maju sehingga melalui teknologi yang sudah dikuasai mampu menyejahterakan petani maupun masyarakat.
"Contohnya seperti hari ini, panen padi bersama kemudian lahan bekas panen bisa langsung di olah melalui teknologi yang sudah maju sehingga lahannya bisa ditanami lagi," ujar dia.
Pihaknya berharap hasil pertanian Kalsel pada masa mendatang mampu menjadi penopang bahan pangan nasional sehingga tidak perlu lagi impor beras dari luar negeri
"Kalsel merupakan salah satu lumbung padi nasional dengan produksi beras tahun 2017 mencapai 2,4 juta ton dan produksi itu terbesar di regional Kalimantan," katanya.
Sementara itu, gubernur Kalsel saat melakukan panen bersama didampingi penjabat bupati Tapin Gusti Syahyar, Kadis Pertanian Kalsel Fathurahman, perwakilan Kementerian Pertanian.
Selain itu, juga dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tapin, pejabat serta undangan baik tokoh agama maupun tokoh masyarakat.
Pewarta: Yose RizalEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.