Sektor pertambangan merupakan penyumbang terbesar produk domestik regional bruto di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, yang mencapai 64,30 persen, ujar Bupati setempat, Sefek Effendie.
"Sektor pertambangan memiliki kontribusi sebesar 64,30 persen untuk pertumbuhan sektor ekonomi terhadap PDRB Balangan," ujarnya di Paringin, Ibu Kota Balangan, Jumat.
Di Balangan, terdapat lebih dari 30 perusahaan pertambangan yang telah memiliki izin resmi untuk melakukan aktivitas pertambangan batu bara.
Namun dari semua perusahaan yang telah mendapatkan izin itu, tidak semua bisa beroperasi karena terkendala masalah infra struktur jalan khusus angkutan batu bara.
Ia mengatakan, di luar sektor pertambangan dan penggalian, penyumbang PDRB terbesar adalah sektor pertanian dan perkebunan sebesar 21,17 persen.
"Sebagai kabupaten yang masih muda, pertumbuhan ekonomi Balangan bisa dikatakan baik karena setiap tahunnya terus mangalami peningkatan," katanya.
Pada 2008, pertumbuhan ekonomi Balangan sebesar 5,07 persen, naik pada 2009 menjadi 5,08 persen dan kembali naik pada 2010 menjadi 6,5 persen.
Ia menambahkan, Balangan juga mempunyai beberapa sektor unggulan lainnya yang dapat dilakukan pengembangan.
"Pada sektor perkebunan, selain karet dan kelapa sawit, aren dan tanaman pangan sangat potensial untuk dikembangkan dan menjadi penunjang pertumbuhan perekonomian Balangan," demikian Sefek Effendie./adi/
Editor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.