Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan segera membuka program studi diploma IV yang direkrut dari lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).

Direktur Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Banjarbaru H Alfian Yusuf MKes, Kamis mengatakan, program Diploma IV tersebut berbeda dari sebelumnya yang direkrut dari lulusan Diploma III.

"Program studi yang akan dibuka tersebut, Kesehatan Lingkungan, Keperawatan, Kebidanan dan Gizi," kata Alfian pada wisuda ke-20 Diploma IV dan Diploma II di Grand Palace.

 Direktur Poltekes mengaku telah meminta pihak akademik untuk menyiapkan kurikulumnya, agar program tersebut segera dapat dilaksanakan. Poltekes Banjarbaru telah memiliki 12 program studi (Prodi), enam prodi untuk program Diploma III dan enam prodi Diploma IV.

"Kami berharap program Diploma IV untuk lulusan SMA sederajat tersebut bisa diselenggarakan pada 2012 atau selambat-lambatnya 2013," terangnya.

Alfian mengemukakan, Poltekes Banjarbaru telah memiliki 101 tenaga pengajar atau dosen, 15 orang diantaranya kini sedang menyelesaikan pendidikan S2 dan S3.

 Dalam kesempatan tersebut Direktur Poltekes menjelaskan, lembaga yang dimpimpinnya memiliki sekitar 1.244 orang mahasiswa-mahasiswi.

 Dia mengakui, lebih dari 85 persen lulusan Poltekes Banjarbaru telah diterima pasar, khususnya untuk kebutuhan tenaga kesehatan di lingkungan pemerintahan. Sementara itu, pada wisuda ke-20 tersebut Poltekes banjarbaru meluluskan 152 orang program Diploma IV dan Diploma III.

Terdiri atas, Kebidanan 50 orang, Perawat 14 orang, Gizi 19 orang, Kesehatan Lingkungan 19 orang, dan Analis Kesehatan 32 orang.

Salah seorang lulusan asal Kotabaru Siti mengatakan, dengan rencana dibukanya program studi Diploma IV dari SMA akan membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi alumnus SLTA.

 "Dengan dibukanya 'kran' dari alumnus SLTA itu, kami yakin peminat Diploma IV dari daerah-daerah akan membludak," kata Siti karyawan Puskesmas Kotabaru yang mendapatkan Tugas Belajar dari Dinas Kesehatan Kotabaru./C/C




Editor : Asmuni Kadri

COPYRIGHT © ANTARA 2026