...Kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang berada ditingkat desa atau dusun.Batulicin, (Antaranews Kalsel) - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan mencanangkan Dusun Banyu Hidup, Desa Sungai Loban, Kecamatan Sungai Loban, sebagai Kampung KB sebagai langkah menggelorakan kembali program keluarga berencana.
Wakil Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor di Batulicin, Senin mengatakan, pencanangan Kampung KB kali ini merupakan pencanangan yang ketiga kalinya dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mewujudkan keluarga kecil yang berkualitas di "Bumi Bersujud".
"Dipilihnya Dusun Banyu Hidup Desa Sungai Loban untuk menjadi kampung KB, karena dianggap telah memenuhi ketentuan sesuai dengan persyaratan yang sudah ditentukan," katanya
Syarat dan ketentuan untuk dicanangkan sebagai kampung KB salah satunya kampung tersebut berada di wilayah padat penduduk, tertinggal, miskin dan terpencil.
Ia mengatakan, Kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang berada ditingkat desa atau dusun.
Dalam hal ini diharapkan agar Kampung KB menjadi miniatur pelaksanaan program KB dan pembangunan keluarga sejahtera di wilayah setingkat kelurahan, dusun, RW atau yang setara dengan syarat dan kriteria tertentu.
Hal itu sebagai program dari, oleh, dan untuk masyarakat. Sedangkan kampung KB itu sendiri diutamakan bagi daerah miskin, padat penduduk, wilayah pesisir, terpencil atau perbatasan dengan akses pelayanan kesehatan yang minim.
Menurutnya, perkembangan kuantitas dan kualitas penduduk di wilayah Tanah Bumbu harus mendapatkan perhatian dari semua pihak, baik Pemerintah daerah, swasta maupun Masyarakat.
Hal itu dilakukan sebagai upaya menghambat terjadinya ledakan penduduk dimasa yang akan datang.
"Mari kita bahu-membahu dan bekerjasama dalam menyukseskan program ini, perkembangan jumlah penduduk yang semakin meningkat akan menjadi permasalahan baru bagi Bangsa," ajaknya.
Dengan jumlah penduduk yang tidak terkendali berdampak pada meningkatnya pemasalahan sosial, pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat itu sendiri.
Pewarta: Sujud MarionoEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.